COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) DAN PENGELOLAAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI DESA WISATA KOTO MESJID, KAMPAR

Authors

  • Tahniah Adnin Agustiar Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Zahra Mujahidah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Yulia Novita Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Rahmah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

CBT, Pariwisata berkelanjutan, Desa Wisata Koto Mesjid

Abstract

Desa Wisata Koto Mesjid atau Kampung Patin merupakan salah satu destinasi wisata berbasis masyarakat yang berkembang sangat pesat di Kabupaten Kampar, Riau. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana prinsip Community Based Tourism (CBT) diterapkan dalam pengembangan desa wisata tersebut serta bagaimana konsep pariwisata berkelanjutan diintegrasikan kedalam pengelolaan destinasi. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan mengkaji sumber akademik mengenai CBT, geografi pariwisata, rural tourism, indikator berkelanjutan destinasi, serta dokumen khusus mengenai pengembangan Desa Koto Mesjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koto Mesjid telah menerapkan partisipasi masyarakat, penguatan kelembagaan lokal, dan distribusi manfaat ekonomi yang selaras dengan prinsip CBT. Pengelolaan berkelanjutan juga mulai terlihat pada pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, meskipun aspek lingkungan dan kapasitas SDM masih menjadi tantangan. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lain penting untuk menjaga keberlanjutan destinasi.

References

Aprillia, R., Maulida, S., & Fitri, A. (2021). Partisipasi masyarakat dalam desa wisata di Kabupaten Kampar. Jurnal Pariwisata Indonesia, 13(2), 45–56.

Bramwell, B., & Lane, B. (1994). Sustainable tourism: An evolving global approach. Journal of Sustainable Tourism, 2(1), 1–5.

Dinas Pariwisata Kampar. (2021). Profil Desa Wisata Koto Mesjid. Pemerintah Kabupaten Kampar.

Fadiya, A., & Adianto, D. (2022). Strategi pengembangan masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Kampung Patin Kabupaten Kampar. Jurnal Pengembangan Pariwisata, 10(1), 12–24.

Giampiccoli, A., & Mtapuri, O. (2017). Community-based tourism: Critical perspectives. Tourism Management Perspectives, 25, 1–12.

GSTC. (2019). GSTC destination criteria for sustainable tourism. Global Sustainable Tourism Council.

Hall, C. M. (2019). Tourism geography (3rd ed.). Routledge.

Jha, S. (2021). Rural tourism: Empowering local people and fostering sustainable development. Journal of Rural Studies, 82, 45–56.

Marlina, N. (2022). Dampak budidaya ikan terhadap kualitas perairan. Jurnal Lingkungan Perairan, 6(1), 33–42.

Nikolaou, I., Evangelinos, K., & Leal Filho, W. (2024). Sustainability indicators for tourism destinations: A comprehensive assessment model. Sustainability, 16(4), 1–15.

Putri, I. M. (2021). Desa wisata kuliner dan penguatan ekonomi lokal. Jurnal Gastronomi Indonesia, 4(1), 22–31.

Ramadhan, T. (2023). Tantangan SDM desa wisata. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 11(2), 55–67.

Sari, M. L. (2020). Peran Pokdarwis dalam pengembangan desa wisata. Jurnal Pengembangan Pariwisata, 8(1), 10–18.

Suansri, P. (2003). Community-based tourism handbook. REST Project.

Syarifah, D., & Rochani, F. (2021). Pengembangan desa wisata berbasis CBT. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Desa, 5(2), 90–104.

UNWTO. (2018). Tourism for sustainable development guidelines. United Nations World Tourism Organization.

Widodo, A. (2019). Ekonomi lokal berbasis CBT. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 88–101.

Williams, S. (2019). Tourism geography: A new synthesis (3rd ed.). Routledge.

Wulandari, S. (2020). Pariwisata dan pelestarian budaya lokal. Jurnal Sosial Humaniora, 9(2), 85–94.

Downloads

Published

2025-12-15

How to Cite

Tahniah Adnin Agustiar, Zahra Mujahidah, Yulia Novita, & Rahmah. (2025). COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) DAN PENGELOLAAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI DESA WISATA KOTO MESJID, KAMPAR. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(1), 1442–1447. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/3519

Most read articles by the same author(s)

<< < 2 3 4 5 6 7