STRATEGI PENGUATAN MODERASI ISLAM DI KALANGAN GENERASI MUDA DAN PERGURUAN TINGGI
Keywords:
moderasi Islam, generasi muda, perguruan tinggi, literasi digital, wasathiyahAbstract
Pertumbuhan teknologi digital, globalisasi, dan mobilitas sosial menghasilkan tantangan baru bagi komunitas kampus dalam membina generasi muda yang moderat dan inklusif. Nilai moderasi Islam (wasathiyah) yang menekankan keseimbangan, toleransi, dan keadilan menjadi penting di perguruan tinggi sebagai arena pembentukan intelektual dan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka (literature review) untuk mengidentifikasi strategi penguatan moderasi Islam di kalangan generasi muda dan lingkungan perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi utama mencakup integrasi nilai moderasi dalam kurikulum, penguatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan, kegiatan kemahasiswaan yang inklusif, literasi digital dan pemanfaatan media sosial, serta kolaborasi antar stakeholder (kampus, pemerintah, masyarakat). Namun demikian terdapat tantangan berupa pemahaman moderasi yang belum merata, budaya kampus yang kurang terbuka, literasi digital yang rendah, dan keterbatasan kebijakan internal kampus.
References
Ali, M. (2021). Moderasi Beragama dalam Konteks Indonesia. Jakarta: Kementerian Agama RI. Anwar, A., & Muhayati, S. (2022). Nilai-Nilai Moderasi Islam dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Al-Fikr, 24(1), 33–47.
Fauzi, A. (2021). Implementasi Kebijakan Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 145–160.
GoAcademica Journal. (2021). Budaya Akademik dan Nilai Moderasi di Perguruan Tinggi. 3(1), 50–62.
Hafizd, R., et al. (2022). Peran Perguruan Tinggi dalam Penguatan Moderasi Beragama Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 7(1), 1–15.
Hidayat, T., & Setiawan, M. (2021). Pendidikan Agama sebagai Sarana Membangun Toleransi Beragama pada Generasi Muda. Jurnal Edukasi Islam, 6(2), 118–130.
Jalaluddin. (2023). Generasi Z dan Tantangan Moderasi di Era Digital. Jurnal Sosial dan Keagamaan, 5(3), 210–225.
Kementerian Agama RI. (2023). Laporan Indeks Moderasi Beragama Nasional 2023. Jakarta: Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan.
Kusumawardani, D. (2024). Indeksasi Moderasi Beragama Berbasis PCA di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Jurnal Wasathiyah, 8(2), 80–97.
Lestari, D., et al. (2023). Penguatan Moderasi Beragama di Lingkungan Kampus. Jurnal Pendidikan dan Sosial, 4(1), 12–25.
Nasution, F. (2018). Peran Lembaga Pendidikan dalam Membentuk Generasi Muda yang Toleran. Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 77–89.
Rosyid, A. (2022). Integrasi Nilai Moderasi Islam dalam Pembelajaran di Perguruan Tinggi Islam. Jurnal Ilmiah Tarbawi, 11(1), 25–39.
Sukrawati, N. (2023). Penguatan Moderasi Beragama melalui Pendidikan Islam di Kampus. Jurnal Al-Tarbiyah, 5(2), 56–72.
Tim Penyusun Moderasi Beragama. (2021). Panduan Implementasi Moderasi Beragama di Indonesia. Jakarta: Kementerian Agama RI.
Umbar, I., & Bulgini, S. (2023). Pengarusutamaan Moderasi Beragama dalam Ruang Digital bagi Mahasiswa. Jurnal Komunikasi Islam, 12(1), 99–114.
Yusuf Al-Qardhawi. (1983). Al-Khasais al-„Ammah lil-Islam. Kairo: Maktabah Wahbah.







