MODERNISME DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: LANDASAN TEORETIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN KONTEMPORER
Keywords:
Modernisme; Pendidikan Agama Islam; Rasionalitas; Pembaruan Pendidikan; Pemikiran IslamAbstract
Modernisme dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan respons intelektual terhadap perubahan sosial, perkembangan ilmu pengetahuan, dan tantangan globalisasi. Artikel ini bertujuan mengkaji secara teoretis konsep modernisme dalam Pendidikan Agama Islam serta implikasinya terhadap pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, dan pembentukan pola pikir peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa modernisme dalam PAI menekankan integrasi antara nilai-nilai keislaman dan rasionalitas, keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan modern, serta pembaruan metode pembelajaran yang kontekstual dan kritis. Modernisme tidak bertujuan menghilangkan tradisi Islam, melainkan merekonstruksi pemahaman keagamaan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, penerapan modernisme dalam Pendidikan Agama Islam diharapkan mampu melahirkan peserta didik yang religius, rasional, dan adaptif terhadap perubahan sosial.
References
Hourani, Albert. Arabic Thought in the Liberal Age 1798–1939. Cambridge: Cambridge University Press, 1983.
Muhaimin. Paradigma Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2008.
Nasution, Harun. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya. Jakarta: UI Press, 1985.
Nata, Abuddin. Pendidikan Islam dalam Perspektif Modern. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2012.
Rahman, Fazlur. Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press, 1982.







