PERAN LIAISON OFFICER DALAM PENYELENGGARAAN JONG BATAKS ARTS FESTIVAL EDISI KE-XII OLEH RUMAH KARYA INDONESIA

Authors

  • Pernando Panjaitan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Mery Silalahi Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Rusmauli Simbolon Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Yulia Kurnia Sari Sitepu Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • David Fero Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami tentang bagaimana Liaison Officer menjalankan perannya dalam memfasilitasi dan juga mengoordinasikan komunikasi antara panitia acara dengan para pihak eksternal yang telibat selama penyelenggaraan acara Jong Bataks Arts Festival Edisi ke-XII oleh Rumah Karya Indonesia dan juga mengidentifikasi apa saja yang menjadi hambatan yang dihadapi oleh Liaison Officer serta cara mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam kepada informan penelitian, observasi dan dokumentasi yang akan menjadi sumber datanya. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Liaison Officer dalam penyelenggaraan Jong Bataks Arts Festival Edisi ke-XII menjalankan perannya melalui tahapan pra-event, tahapan pelaksanaan dan tahapan pasca-event. Dengan demikian, Liaison Officer memegang perab yang penting dalam mendukung kelancaran dalam penyelenggaraan Jong Bataks Arts Festival Edisi ke-XII dalam mendukung keefektivitasan dan kelancaran komunikasi antara pihak eksternal dengan panitia acara dapat berjalan dengan baik.

References

Atyra, K. D., & Eladawiyah, S. (2023). Implementasi event management dalam optimalisasi public relations organisasi. JP2N: Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Nusantara, 1(2).

Bhabha, H. K. (1994). The Location of Culture. Routledge.

Duarte, P., Folgado-Fernández, J. A., & Hernández-Mogollón, J. M. (2018). Measurement of the impact of music festivals on destination image: The case of a cultural event. Event Management, 22(1), 1–15.

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (4th ed.). Pustaka Pelajar.

Getz, D. (2010). The Nature and Scope of Festival Studies. International Journal of Event Management Research.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif (3rd ed.). Alfabeta.

Wallace, K., & Michopoulou, E. (2021). Stakeholder Requirements and Value Co-Creation in Events. Event Management Journal.

Gudykunst, W. B. (2003). Cross-cultural and intercultural communication. Sage Publications.

Gudykunst, W. B., & Kim, Y. Y. (2003). Communicating with strangers: An approach to intercultural communication (4th ed.). McGraw-Hill.

Karoso, S. (2022). Peranan Liaison Officer (LO) dalam Festival Tari Tradisional Pelajar dan Mahasiswa Nasional di Universitas Negeri Surabaya. Prosiding Sensaseda.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

O’Brien, D. (2018). Cultural intermediaries and the creative economy. International Journal of Cultural Policy, 24(5), 627–643.

Oshimi, D., & Harada, M. (2019). Residents’ perceptions on the social impacts of an international sport event. Journal of Convention & Event Tourism, 20(3), 206–223.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.

Rochman, C. N. N., & Ariyanto Putri, A. R. (2024). The role of client service in events handling at Splash Idea Event Organizer. Melancong: Jurnal Perjalanan Wisata, Destinasi, dan Hospitalitas, 7(1).

Rumah Karya Indonesia. (2023). Arsip dan Dokumentasi Program Rumah Karya Indonesia. Medan: Rumah Karya Indonesia.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif (3rd ed.). Alfabeta.

Samovar, L. A., Porter, R. E., & McDaniel, E. R. (2010). Communication between cultures (7th ed.). Wadsworth.

Schwartz, D. F., & Jacobson, E. (1977). Organizational communication network analysis: The liaison communication role. Organizational Behavior and Human Performance, 18(1), 158-174.

Sekar, P. A. (2023). Peran Liaison Officer dalam Pengelolaan Komunikasi Event Seni dan Budaya di Indonesia. Jurnal Komunikasi dan Budaya, 12(2), 155–168.

Stadler, R., Fullagar, S., & Reid, S. (2014). The professionalization of festival organizations: A relational approach to knowledge management. (1), 39–52.

Trisnayoni, R. A., et al. (2022). Sustainable MICE event practices: An explorative study. International Journal of Travel, Hospitality and Events, 4(1).

Wallace, K., & Michopoulou, E. (2021). Stakeholder Requirements and Value Co-Creation in Events. Event Management Journal.

Yu, X., Weiler, B., & Ham, S. (2002). Intercultural communication and mediation: A framework for analysing the tourist experience. Journal of Travel & Tourism Marketing, 11(4), 75–93.

Yuisman, A., & Misnawati, S. (2024). Pola komunikasi event organizer dalam festival band competition. (1), 22–34.

Downloads

Published

2026-10-03

How to Cite

Pernando Panjaitan, Mery Silalahi, Rusmauli Simbolon, Yulia Kurnia Sari Sitepu, & David Fero. (2026). PERAN LIAISON OFFICER DALAM PENYELENGGARAAN JONG BATAKS ARTS FESTIVAL EDISI KE-XII OLEH RUMAH KARYA INDONESIA. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(4), 4357–4368. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5019

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>