CHILD GROOMING SEBAGAI ISU SOSIAL: ANALISIS PERSPEKTIF DARI MASYARAKAT DESA SUMORAME

Authors

  • Nurlita Nazma Prameswari Universitas Negeri Surabaya
  • Niswatin Universitas Negeri Surabaya
  • Nuansa Bayu Segara Universitas Negeri Surabaya
  • Nurul Hasanah Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

child grooming, isu sosial, perspektif masyarakat, labelling, kekerasan seksual anak

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi sosial masyarakat dan menghadirkan bentuk penyimpangan sosial baru, salah satunya child grooming. Child grooming merupakan proses pendekatan dan manipulasi yang dilakukan orang dewasa terhadap anak untuk membangun kepercayaan dan kedekatan emosional yang dapat mengarah pada eksploitasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif masyarakat Desa Sumorame terhadap fenomena child grooming sebagai bentuk kekerasan seksual terhadap anak serta menganalisis perspektif masyarakat terhadap faktor yang dipandang berkaitan dengan terjadinya child grooming. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan masyarakat Desa Sumorame yang dipilih secara purposive berdasarkan pengetahuan, pengalaman, dan keterlibatan sosial yang relevan dengan fokus penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Teori Labelling Howard S. Becker digunakan untuk menganalisis perspektif masyarakat terhadap perilaku, pelaku, dan korban, sedangkan Four Preconditions Model Finkelhor digunakan untuk menganalisis faktor yang dipandang berkaitan dengan terjadinya child grooming. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif masyarakat terhadap child grooming beragam. Sebagian masyarakat memahami child grooming sebagai tindakan manipulatif dan kekerasan seksual terhadap anak sehingga memberikan label negatif kepada pelaku, seperti “penjahat”, “si cabul”, “pelaku kejahatan”, “orang yang salah/tidak pantas”, dan “macak alim”. Sebagian masyarakat lainnya masih menunjukkan normalisasi terhadap pendekatan melalui chat atau rayuan apabila belum terjadi pertemuan atau pelecehan secara langsung. Terhadap korban, ditemukan perspektif protektif, tetapi masih terdapat pandangan yang mengarah pada victim blaming. Faktor yang dipandang berkaitan dengan terjadinya child grooming meliputi kurangnya perhatian dan pengawasan keluarga, kurangnya pengetahuan mengenai child grooming, pengaruh teknologi dan media sosial, serta niat atau motivasi pelaku dan kondisi anak yang rentan. Faktor-faktor tersebut dipahami sebagai kondisi yang dapat membuka peluang atau meningkatkan kerentanan, bukan sebagai penyebab tunggal. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman dan reaksi sosial masyarakat berperan dalam membentuk cara child grooming, pelaku, dan korban dimaknai dalam lingkungan sosial Desa Sumorame.

References

Alfatih, A. N., Azis, I., Maulidka Maisha Fachri, F., Wahab, N. A., Tahir, D. A., & Fahri, M. (2025). Literasi Digital Dan Ancaman Cyber grooming: Tingkat Pemahaman Siswa Sekolah Dasar. Insight: Indonesian Journal Social Studies And Humanities, 5(2).(Https://Doi.Org/10.26858/.V5i2.81055)

Andaru, I. P. N. (2021). Cyber Child groomingSebagai Bentuk Kekerasan Berbasis Gender Online Di Era Pandemi. Jurnal Wanita Dan Keluarga, 2(1), 41–51. Https://Doi.Org/10.22146/Jwk.2242

Ayrton, K., & Nadia Utami, L. (2024). Analisis Teori Labelling Terhadap Mantan Narapidana Pengguna Narkotika. IKRAITH-HUMANIORA, 8(2), 451–462. Https://Doi.Org/10.37817/Ikraith-Humaniora.V8i2%0AP-ISSN

Chali, M. T., Eshete, S. K., & Debela, K. L. (2022). Learning How Research Design Methods Work : A Review Of Creswell ’ S Research Design : Qualitative , Quantitative And Mixed Methods Approaches. The Qualitative Report, 27(12), 2956–2960. Https://Doi.Org/10.46743/2160-3715/2022.5901%0alearning

Deffinika, I., Putra, A. K., Insani, N., Islam, M. N., Attamimi, R., Bagus, A., & Mukti, K. (2020). Health Dalam Mendukung Sekolah Siaga Kependudukan Di Kabupaten Malang. 3(2), 54–60.

Ezioni, L. (2020). The Crime Of grooming. CHILD AND FAMILY LAW JOURNAL, 8(1). Https://Lawpublications.Barry.Edu/Cflj Part

Finkelhor, D. (1984). Child sexual abuse: New theory and research. Free Press.

Finkelhor, D., Cuevas, C. A., & Drawbridge, D. (2016). The four preconditions model: An assessment. In D. P. Boer (Ed.), The Wiley handbook on the theories, assessment and treatment of sexual offending (pp. 25–51). Wiley. https://doi.org/10.1002/9781118574003.wattso002

Firmansyah, M., Masrun, M., & Yudha S, I. D. K. (2021). The Essence Of The Difference Between Qualitative And Quantitative Methods. Elastisitas - Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(2), 156–159.

Forni, G., Pietronigro, A., Tiwana, N., Gandolfi, C. E., Castillo, G. Del, Mosillo, M., & Pellai, A. (2020). Little Red Riding Hood In The Social Forest . Online grooming As A Public Health Issue : A Narrative Review. Department Of Biomedical Sciences For Health, 32(3), 305–318. Https://Doi.Org/10.7416/Ai.2020.2353

Gudiato, C., Vuspitasari, K., Blasius, M., & Benedhikta Kikky, V. (2023). Pengaruh Internet Dan Media Konvensional Terhadap Persepsi Masyarakat Tentang Isu Sosial. Sebatik, 27(2), 690–698. Https://Doi.Org/10.46984/Sebatik.V27i2.2390

Heni, L., & Anam, K. (2022). Strategi Penyusunan Kerangka Berpikir: Meningkatkan Kualitas Penelitian. Jurnal Lentera Vol., 15(2), 146–157.

Hu, A. J., Neo, P., Soon, A., Tan, H., He, Y., & Tan, R. K. J. (2024). The Social Construction Of Mental Illness Stigma Amongst Asians: A Systematic Review And Meta-Ethnography. SSM - Mental Health, 6(November), 100371. Https://Doi.Org/10.1016/J.Ssmmh.2024.100371

Jovanović, M. (2021). Bourdieu ’ S Theory And The Social Constructivism Of Berger And Luckmann 1. Philosophy And Society, 32(4), 499–774. Https://Doi.Org/10.2298/FID2104518J

Kase, A. D., Sukiatni, D. S., & Kusumandari, R. (2023). Resiliensi Remaja Korban Kekerasan Seksual Di Kabupaten Timor Tengah Selatan : Analisis Model Miles Dan Huberman Pendahuluan. INNER: Journal Of Psychological Research, 3(2), 301–311. Https://Aksiologi.Org/Index.Php/Inner%0avolume

Katz, C., et al. (2024). A systematic review of factors associated with disclosure of child sexual abuse. Child Abuse & Neglect, 147, 106564. https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2023.106564

Kayowuan, L. K., & Helmi, F. M. (2020). Studi Faktor-Faktor Terjadinya Tindak Kekerasan Seksual Pada Anak-Anak. Esensi Hukum, 2(1), 27–48. Https://Doi.Org/10.35586/Esensihukum.V2i1.20

Kurnia Dewi, A., Daffa Nugroho, R., Gatot, S., Mufti, K., & Mahrus, A. (2022). Cyber Child groomingOn Social Media: Understanding The Factors And Finding The Modus Operandi. International Journal Of Law And Politics Studies, 180–188. Https://Doi.Org/10.32996/Ijlps

Lenaini, I. (2021). Teknik Pengambilan Sampel Purposive Dan Snowball Sampling. Historis : Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39. Https://Doi.Org/10.31764/Historis.Vxiy.407

Maharani, R., Al Islami, M. A. A., Ramli, R. M., Rahman, W. A., & Agnesia, O. S. (2022). Dampak Era Globalisasi Di Pendidikan (Pendidik Dan Peserta Didik). Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan, 9(1), 72. Https://Doi.Org/10.30998/Fjik.V9i1.10117

Mulyadi, D., Hermana, A., & Lubis, F. Z. (2022). Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Pedophilia. Jurnal Ilmiah Galuh Justisi, 10(1), 60. Https://Doi.Org/10.25157/Justisi.V10i1.7193

Ningtiasih, S. W., & Saboimah, S. (2021). Bentuk-Bentuk Penyimpangan Sosial Dalam Masyarakat. Journal Of Social Knowledge Education (JSKE), 2(2), 35–38. Https://Doi.Org/10.37251/Jske.V2i2.385

Nurfajriani, W. V., Wahyu, M., Arivan, I., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(September), 826–833. Doi: Https://Doi.Org/10.5281/Zenodo.13929272 P-ISSN:

Purawinangun, I. A., & Yusuf, M. (2020). Gerakan Literasi Generasi Milenial Melalui Media Sosial. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 9(1), 67. Https://Doi.Org/10.31000/Lgrm.V9i1.2401

Putra, A. W., & Jamilah, A. J. (2020). Pengaruh Labelling Negatif Terhadap Kenakalan Remaja. Adliya: Jurnal Hukum Dan Kemanusiaan, 14, 65–80. Https://Doi.Org/10.15575/Adliya.V14i1.8496

Qomaruddin, & Halimah, S. (2024). Kajian Teoritis Tentang Teknik Analisis Data Dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles Dan Huberman. Journal Of Management, Accounting And Administration, 1(2), 77–84. Doi: Https://Doi.Org/10.52620/Jomaa.V1i2.93%0akajian

Ratnasari D, S. M. (2022). grooming Pada Anak. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Volume 8 No 1, 18-32.

Rudolph, J., et al. (2024). Parental involvement in programs to prevent child sexual abuse: A systematic review of four decades of research. Trauma, Violence, & Abuse.

Saleha, N. S., & Mohd, S. R. (2020). Sains Humanika Systematic Literature Review : Online Social Media Interaction In Education And Employment Cluster Tinjauan Literatur Sistematik : Interaksi Media Sosial Atas Talian. Sains Humanika, 3(2011), 53–65. Https://Doi.Org/10.11113/Sh.V12n3.1744

Schäfer, J., & Amelina, A. (2025). Gendered And Sexualized Violence On The Move: Unravelling Collective (Im)Mobilization In The Name Of Post-Soviet Imperial Membership. Mobilities, 0(0), 1–17. Https://Doi.Org/10.1080/17450101.2025.2532393

Sihotang, G. C. D., Warman, E., Yunara, E., & Ikhsan, E. (2022). Penjatuhan Pidana Tambah Kebiri Kimia Terhadap Predator Anak Pada Putusan No.69/Pid.Sus/2019/PN.Mjk. Locus Journal Of Academic Literature Review, 1(3), 170–180. Https://Doi.Org/10.56128/Ljoalr.V1i3.65

Singh, R., Elias, W., & Antoniou, C. (2025). The Gender Travel Gap: Exploring Intersectional Socio-Demographic And Gender Differences In Travel In Tel-Aviv Through Semiparametric Mixed Model Analysis. Transportation Research Part A: Policy And Practice, 195(March), 104451. Https://Doi.Org/10.1016/J.Tra.2025.104451

Tajik, O., Golzar, J., & Noor, S. (2024). Purposive Sampling. 2(December), 1–9.

Tobia, S., & Tukan, T. (2023). Hubungan Sikap , Keterpaparan Media , Dan Teman Sebaya Dengan Perilaku Seksual Beresiko Pada Remaja. SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia, 03, 550–560. Https://Doi.Org/10.53801/Sjki.V3i1.176

Ulitua, A. E., Soen, C. C., & Hardjasasmita, I. M. (2021). A Literature Review Of Sexual Deviation. Jurnal Muara Medika Dan Psikologi Klinis, 1(1), 10–16.

Yulia Indahri, A. H. (2024). Upaya Melindungi Anak dari Child groomingMelalui Literasi Digital. Bidang Kesejahteraan Rakyat Info Singkat Kajian Singkat terhadap Isu Aktual dan Strategis Vol XVI No. 20/II/Pusaka/Oktober/2024.

Zych, I., & Marín-López, I. (2024). Risk and protective factors for child sexual abuse and interventions against child sexual abuse: An umbrella review. Campbell Systematic Reviews.

Downloads

Published

2026-10-13

How to Cite

Nurlita Nazma Prameswari, Niswatin, Nuansa Bayu Segara, & Nurul Hasanah. (2026). CHILD GROOMING SEBAGAI ISU SOSIAL: ANALISIS PERSPEKTIF DARI MASYARAKAT DESA SUMORAME. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(4), 4401–4423. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5026