TEORI PEMBELAJARAN KLASIK

Authors

  • Dina Rahmayani Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Sakilah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Nova Gustira Shakilla Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Hafiz Taufiqurrahman Hasibuan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Teori belajar klasik, behaviorisme, stimulus dan respons, pengkondisian, penguatan, psikologi pendidikan

Abstract

Teori belajar klasik merupakan salah satu aliran awal dalam kajian psikologi pendidikan yang menekankan proses belajar sebagai hasil dari hubungan antara stimulus dan respons yang dapat diamati secara langsung. Teori ini berkembang dari pandangan behavioristik yang memandang belajar sebagai perubahan perilaku yang terjadi melalui pembiasaan, penguatan, dan pengulangan. Tokoh-tokoh utama dalam teori belajar klasik antara lain Ivan Pavlov dengan konsep pengkondisian klasik, Edward Thorndike melalui hukum efek (law of effect), serta B. F. Skinner dengan teori pengkondisian operan. Dalam konteks pendidikan, teori belajar klasik memberikan dasar bagi penerapan metode pembelajaran yang sistematis, terstruktur, dan berorientasi pada penguatan perilaku yang diinginkan. Meskipun memiliki keterbatasan karena kurang memperhatikan aspek kognitif dan emosional peserta didik, teori ini tetap relevan sebagai landasan awal dalam memahami proses belajar dan pembentukan perilaku dalam lingkungan pendidikan.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Dina Rahmayani, Sakilah, Nova Gustira Shakilla, & Hafiz Taufiqurrahman Hasibuan. (2025). TEORI PEMBELAJARAN KLASIK . Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 1(4), 1882–1890. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3657