DRAMATURGI PERAN GURU DAN SANTRI DALAM PEMBENTUKAN OTORITAS DAN KETELADANAN PENDIDIKAN ISLAM: STUDI KUALITATIF LIBRARY RESEARCH

Authors

  • Syaikhotul Ilma Universitas Kiai Abdullah Faqih Manyar Gresik
  • Mohammad Rofiq Universitas Kiai Abdullah Faqih Manyar Gresik

Keywords:

Dramaturgi, Manajemen Kesan Guru Santri, Otoritas, Keteladanan, Pendidikan Islam

Abstract

Artikel ini mengkaji peran guru dan santri dalam pembentukan otoritas dan keteladanan pendidikan Islam melalui perspektif dramaturgi Erving Goffman. Otoritas dan keteladanan dalam pendidikan Islam tidak hanya bersumber dari struktur formal dan normatif, tetapi juga dibentuk melalui praktik sosial sehari-hari yang sarat dengan pengelolaan kesan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, mengkaji berbagai literatur berupa jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema dramaturgi, pendidikan Islam, peran guru, dan santri. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru dan santri merupakan aktor sosial yang secara sadar maupun tidak sadar menampilkan peran tertentu pada ruang front stage dan back stage. Dramaturgi menjadi kerangka analitis yang efektif untuk memahami bagaimana otoritas dan keteladanan dikonstruksi, dipertahankan, dan dinegosiasikan dalam praktik pendidikan Islam.

Downloads

Published

2026-01-21

How to Cite

Syaikhotul Ilma, & Mohammad Rofiq. (2026). DRAMATURGI PERAN GURU DAN SANTRI DALAM PEMBENTUKAN OTORITAS DAN KETELADANAN PENDIDIKAN ISLAM: STUDI KUALITATIF LIBRARY RESEARCH . Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 2(1), 601–610. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3883