PEMIKIRAN POSTMODERNISME DAN DAMPAKNYA TERHADAP BUDAYA DI ERA KONTEMPORER‎

Authors

  • Siti Nurrahmatin Ni’mah Universitas Kiai Abdullah Faqih, Gresik, Indonesia
  • Mohammad Rofiq Universitas Kiai Abdullah Faqih, Gresik, Indonesia

Keywords:

Postmodernisme, Dampaknya, Budaya Kontemporer

Abstract

Postmodernisme merupakan aliran pemikiran yang lahir sebagai kritik terhadap modernisme yang menekankan rasionalitas, objektivitas, dan klaim kebenaran universal. Modernisme yang semula menjanjikan kemajuan dan pembebasan manusia justru melahirkan berbagai persoalan sosial dan budaya, seperti ketimpangan, dominasi kekuasaan, kekerasan, serta krisis nilai kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran postmodernisme serta pengaruhnya terhadap kehidupan budaya masyarakat kontemporer, termasuk dampak positif dan negatif yang ditimbulkannya. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan mengkaji berbagai sumber pustaka berupa buku, artikel ilmiah, dan karya pemikir postmodern, khususnya Jean-François Lyotard. Hasil kajian menunjukkan bahwa postmodernisme menolak dominasi narasi besar (grand narratives) dan menekankan pluralitas makna, relativitas kebenaran, serta keberagaman budaya. Dalam konteks masyarakat kontemporer yang ditandai oleh perkembangan teknologi informasi dan budaya populer, pemikiran postmodernisme mendorong keterbukaan, dialog, dan pengakuan terhadap perbedaan. Oleh karena itu, postmodernisme perlu dipahami secara kritis agar dapat dimanfaatkan sebagai kerangka analisis yang konstruktif tanpa mengabaikan prinsip-prinsip kemanusiaan.

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Siti Nurrahmatin Ni’mah, & Mohammad Rofiq. (2026). PEMIKIRAN POSTMODERNISME DAN DAMPAKNYA TERHADAP BUDAYA DI ERA KONTEMPORER‎. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 2(1), 761–772. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3917