KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU MATEMATIKA: STUDI KASUS PADA TIGA GURU DI SEKOLAH YANG BERBEDA

Authors

  • Sari Nabiilah Ahmad Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Selvi Salsabila Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Selvia Dwi Lestari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Ade Irma Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

kompetensi kepribadian; guru matematika; studi kasus; profesionalisme guru; pendidikan karakter

Abstract

Penelitian ini mengkaji manifestasi kompetensi kepribadian dalam praktik mengajar guru matematika. Dengan desain studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur kepada tiga guru matematika dari sekolah yang berbeda, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga guru memenuhi lima indikator kompetensi kepribadian mantap dan stabil, dewasa, arif, berwibawa, serta berakhlak mulia melalui strategi yang khas namun saling melengkapi: regulasi emosi saat tekanan kelas, kejujuran intelektual dalam mengakui kesalahan, empati aktif terhadap kesulitan individual siswa, kewibawaan yang dibangun atas keadilan bukan rasa takut, serta keteladanan integritas yang konsisten. Temuan ini membuktikan bahwa kompetensi kepribadian berfungsi sebagai instrumen pedagogis tersendiri yang secara langsung mengurangi kecemasan siswa terhadap matematika dan membangun iklim belajar yang saling menghormati. Guru yang memiliki kompetensi karakter yang kuat efektif berperan sebagai “kurikulum hidup” yang menanamkan tanggung jawab dan kejujuran intelektual seiring dengan penyampaian materi matematika.

Downloads

Published

2026-06-07

How to Cite

Sari Nabiilah Ahmad, Selvi Salsabila, Selvia Dwi Lestari, & Ade Irma. (2026). KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU MATEMATIKA: STUDI KASUS PADA TIGA GURU DI SEKOLAH YANG BERBEDA. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 2(2), 2227–2234. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4456