PROFESIONALISME GURU MATEMATIKA DALAM MEMBANGUN PEMBELAJARAN YANG HUMANIS DAN EFEKTIF

Authors

  • Naisya Sahira Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Elza vayuni Azhar Siregar Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Ade Irma Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

profesionalisme guru, guru matematika, pembelajaran humanis, pembelajaran efektif, motivasi belajar.

Abstract

Profesionalisme guru matematika memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk proses belajar yang baik serta efektif. Penelitian ini ingin memperlihatkan bagaimana profesionalisme guru matematika dalam membentuk suasana belajar yang menarik, nyaman, dan bisa menaikkan motivasi belajar murid. Metode yang dipakai dalam riset ini ialah kualitatif dengan melaksanakan wawancara terhadap dua pendidik matematika mts dan sman. Temuan dari studi ini memperlihatkan kalau profesionalisme seseorang guru tidak sekadar tergantung pada pemahaman materi, tetapi pun terletak pada cara serta sikap guru saat berinteraksi dengan murid. Seorang guru yang profesional dapat dikenali lewat sikap sabar, disiplin, jujur, bertanggung jawab, kemampuan mengendalikan emosi, serta membangun hubungan yang baik dengan siswa. Selain itu, pendekatan yang manusiawi seperti komunikasi yang baik, suasana belajar yang santai, dan memberikan dorongan yang positif bisa membuat siswa merasa lebih nyaman dan percaya diri saat mengikuti pelajaran matematika. Keteladanan dari guru dalam hal kedisiplinan dan keterbukaan terhadap masukan juga merupakan aspek penting yang dapat meningkatkan mutu pembelajaran. Oleh karena itu, profesionalisme guru matematika tidak hanya terfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada kemampuan dalam menjalin hubungan emosional yang positif supaya tujuan pembelajaran bisa tercapai dengan maksimal.

Downloads

Published

2026-06-09

How to Cite

Naisya Sahira, Elza vayuni Azhar Siregar, & Ade Irma. (2026). PROFESIONALISME GURU MATEMATIKA DALAM MEMBANGUN PEMBELAJARAN YANG HUMANIS DAN EFEKTIF. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 2(2), 2337–2342. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4494