PEDOGENESIS: PROSES PEMBENTUKAN TANAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP LAHAN PERTANIAN

Authors

  • Ananda Kurniawan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • M. Faris Kamil Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Yadissabil Ilgiansyah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Dandy Pelly Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

pedogenesis, tanah, lahan pertanian, kesuburan, pengelolaan lahan berkelanjutan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pedogenesis dan implikasinya terhadap kesuburan serta produktivitas lahan pertanian. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan observasi lapangan untuk menganalisis faktor-faktor pembentuk tanah serta perubahan karakteristik fisik dan kimia tanah pada berbagai tipe lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pedogenesis sangat mempengaruhi sifat tanah, yang pada gilirannya menentukan kemampuan tanah dalam mendukung tanaman pertanian, sehingga pemahaman terhadap proses ini penting untuk pengelolaan lahan yang berkelanjutan.

References

Brady, N. C., & Weil, R. R. (2016). The nature and properties of soils (15th ed.). Pearson Education.

Darmawan, R. (2010). Ilmu tanah dasar. Penerbit ANDI.

Dudal, R. (2002). Soil and the environment: Soil use and management. International Soil Reference and Information Centre (ISRIC).

Hardjowigeno, S. (2007). Ilmu tanah. Akademika Pressindo.

Jenny, H. (1994). Factors of soil formation: A system of quantitative pedology. Dover Publications. (Original work published 1941)

Kurniawan, A., & Prasetyo, B. (2023). Strategi konservasi tanah dan rehabilitasi lahan terdegradasi untuk pertanian berkelanjutan. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 15(2), 123-134.

Minasny, B., & McBratney, A. B. (2010). Digital soil mapping: A brief history and some lessons. Geoderma, 156(3–4), 285–296. https://doi.org/10.1016/j.geoderma.2010.03.008

Prawirosaputro, G. (2013). Pedologi: Ilmu tanah untuk pertanian dan kehutanan. Pustaka Pelajar.

Putra, R., & Lestari, S. (2020). Manajemen lahan berdasarkan karakteristik tanah dan implikasi pedogenesis. Jurnal Pertanian Tropik, 9(1), 45-56.

Rahmawati, D., & Santoso, E. (2021). Pendidikan petani dalam meningkatkan pengelolaan lahan berbasis proses pedogenesis. Jurnal Pengembangan Agribisnis, 12(3), 78-88.

Rossiter, D. G. (2004). Digital soil resource inventories: Status and prospects. Soil Use and Management, 20(3), 296–301. https://doi.org/10.1111/j.1475-2743.2004.tb00374.x

Sanchez, P. A. (2019). Properties and management of soils in the tropics (2nd ed.). Cambridge University Press.

Sari, N., & Dewi, R. (2019). Pengaruh pengelolaan tanah terhadap kualitas air dan habitat alami di area pertanian. Jurnal Ekosistem dan Konservasi, 7(4), 201-213.

Soepardi, G. (1983). Sifat dan genesis tanah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Widodo, M., & Haryanto, T. (2022). Kajian mendalam proses pedogenesis dan pengelolaan lahan pertanian. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Alam, 14(1), 34-47.

Downloads

Published

2025-06-03

How to Cite

Ananda Kurniawan, M. Faris Kamil, Yadissabil Ilgiansyah, & Dandy Pelly. (2025). PEDOGENESIS: PROSES PEMBENTUKAN TANAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP LAHAN PERTANIAN. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(3), 5343–5349. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/2432

Most read articles by the same author(s)