UPAYA PEMBINAAN WARGA GEREJA: TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB GEREJA DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN BAGI PENGEMBANGAN RICH PERSONALITY REMAJA/PEMUDA
Keywords:
Gereja, Kemiskinan, KristusAbstract
Peran gereja di tengah kemiskinan menjadi pokok persoalan yang penting untuk dibahas karena masalah kemiskinan bukan hanya menjadi masalah lokal, namun menjadi masalah yang digumulkan oleh gereja secara luas. Tujuan dari penelitian ini agar gereja sebagai mandataris Tuhan di tengah dunia dapat berperan dalam membantu masalah kemiskinan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analisis, serta meminjam pemikiran Karl Marx. Panggilan gereja yang seharusnya adalah untuk menyuarakan ketidakadilan dan penindasan hak-hak orang miskin. Gereja hadir untuk berpihak kepada yang lemah, tidak berdaya, miskin, dan yang terpinggirkan. Gereja perlu terus menerus menyuarakan kritik profetisnya tanpa pandang bulu terhadap berbagai penyalahgunaan kekuasaan, terjadinya ketidakadilan, terampasnya hak-hak masyarakat, dan terhadap sistim yang menindas serta memiskinkan manusia. Spiritualitas dan religiusitas jemaat juga harus sampai kepada sebuah kesalehan sosial, dimana energi spiritual yang dimiliki jemaat mampu untuk mendorong kepeduliannya akan berbagai persoalan kehidupan masyarakat. Salib harus dipahami sebagai refleksi atas penderitaan dan kematian Kristus, namun disaat yang sama pula harus mampu membuka mata dan telinga akan penderitaan, kesengsaraan, dan pengharapan manusia akan harkat dan martabatnya sebagai manusia.
References
Andreas, W. 2010. Manajemen Gereja. Bandung: Bina Media Informasi.
Darmawijaya. 1991. Keterlibatan Allah Terhadap Kaum Miskin. Yogyakarta: Aditya Media.
Itang, Itang. “Faktor Faktor Penyebab Kemiskinan.” Tazkiya 16, no. 1 (2017): 1–30.
Larosa, A. 2001. Misi Sosial Gereja. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.
Latumahina, Victor. “Peran Gereja Dalam Menghadapi Kemiskinan.” Jurnal Teologi Biblika 6, no. 1 (2021): 29–36.
Naiputu, Marthen. “Pelayanan Gereja Kepada Orang Miskin.” SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika 2, no. 2 (February 2020): 70–93.
Napel, H.T. 2002. Kamus Teologi. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Ngabalin, Marthinus. “Teologi Pembebasan Menurut Gustavo Gutierrez Dan Implikasinya Bagi Persoalan Kemiskinan.” KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi 3, no. 2 (December 2017): 129– 147.
Nugroho, Fibry Jati. “Gereja Dan Kemiskinan: Diskursus Peran Gereja Di Tengah Kemiskinan.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 3, no. 1 (January 2019): 100.
Paskalia, Elisa Maria. “Relivansi Kitab Ayub Dalam Katekese Bagi Orang-Orang Miskin.” OSFPREPRINTS.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.







