MISI ALLAH DAN RESPON GEREJA
Abstract
Pengertian misi terfokus kepada aktifitaspenyelamatan dari Allah yang secara dinamismenyelamatkan manusia (berdosa) di seluruh dunia yangsekaligus menghadirkan kerajaan Allah. Sampai awal abadke 20, Kristen dan non Kristen, agamis dan non agamismemperlihatkan sikap menolak misi sebagai karyapenyebaran iman Kristen. Misi bukan hanya membawaseseorang untuk menjadi Kristen (kristenisasi) maupundalam bentuk kegiatan sosial, tetapi dipahami secaraholistik dan integral baik dalam teks maupun konteks yangada. Kenyataannya gereja tetap melihat misi sebagaidimensinya yang esensial, karena melalui karya misi gerejahadir dengan sepenuhnya sebagai gereja. Gereja tanpa misibukanlah gereja seperti yang dimaksudkan oleh Kristus.Gereja adalah milik Allah (1 Ptr. 2:9), karena itu dalamkeyakinan, fungsi, misi dan tujuannya harus tetap sesuaidengan kehendak Allah. Gereja yang benar adalah suatutanda kehadiran dari kerajaan Allah. Terdapat hubunganyang erat antara Kerajaan Allah dengan gereja, dengan demikian misi kerajaan Allah adalah misi gereja.
References
J, Andrew Kirk. Apa Itu Misi? Jakarta: Gunung Mulia, 2012.
K.M.L.Tobing. Misionaris Lokal. Jl.Letjen Supranto: Cempaka Putih, n.d.
Kuiper, Dr. Arie De. Misiologia . Jakarta: PT.BPK Gunung Mulia, 2012.
Pdt. Sam Silitonga, M,Th. Misiologi Alkitabiah Dan Pendidikan. CV.CIPTA SARANA MANDIRI, 2009.
Surjantoro, Bagus. Hati Misi. Yogyakarta: Andi, 2005.







