ANALISIS ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (AUTISME) DI SEKOLAH INKLUSI SDN PONDOK BAHAR 3
Keywords:
Pendidikan Inklusi, Autisme, Kurikulum Merdeka, Karakteristik Perilaku, Adaptasi PembelajaranAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mandat Pasal 31 ayat (1) UUD 1945 yang menjamin hak pendidikan bagi seluruh warga negara, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi implementasi layanan pendidikan inklusi bagi siswa dengan Gangguan Spektrum Autis (ASD) di SDN Pondok Bahar 3. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, studi dokumentasi, serta wawancara mendalam dengan tenaga pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN Pondok Bahar 3 telah mengintegrasikan sistem pendidikan inklusi selama tiga tahun menggunakan kerangka Kurikulum Merdeka. Strategi pembelajaran yang diterapkan bersifat adaptif, meliputi metode ceramah, diskusi, hingga teknik bermain peran yang disesuaikan dengan profil psikologis individu siswa berdasarkan hasil asesmen. Temuan lapangan mengidentifikasi hambatan utama siswa autisme meliputi defisit interaksi sosial, kesulitan komunikasi, serta hipersensitivitas sensorik terhadap suara keras. Selain itu, ketidakstabilan emosi hingga tantrum sering kali dipicu oleh perubahan rutinitas yang tidak terduga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pendidikan inklusi sangat bergantung pada fleksibilitas kurikulum, pemetaan kemampuan berbasis asesmen, serta sinergi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung perkembangan fungsional siswa.







