DESAIN KURIKULUM DAN PENGEMBANGAN PAK GEREJA MENJADI JEMAAT MISIONER DI GEREJA KRISTEN PROTESTAN INDONESIA JEMAAT KHUSUS DUMAI KOTA TAHUN 2024
Keywords:
Desain Kurikulum dan Pengembangan, Pendidikan Agama Kristen Gereja, Jemaat Missioner dan ImplikasinyaAbstract
Artikel ini membahas tentang pentingnya desain kurikulum dan pengembangan Pendidikan Agama Kristen Gereja menjadi jemaat misioner di GKPI Jemaat Khusus Dumai Kota Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian literatur atau studi pustaka. Dengan metode ini penulis dapat menganalisis sumber-sumber literatur yang relevan dan berkaitan dengan tujuan penelitian ini dan menuangkannya dalam sebuah hasil penelitian. Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Gereja adalah program yang direncanakan oleh gereja dalam mendidik jemaat untuk memahami kehendak Allah dalam hidupnya. Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Gereja adalah kumpulan bahan materi yang disusun secara sengaja untuk menolong peserta didik menjadi dewasa rohani. Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Gereja memiliki peran yang sangat penting dalam proses Pendidikan Agama Kristen Gereja itu sendiri karena tidak terlepas hubungannya dengan pengalaman belajar yang dialami oleh jemaat. Hal ini berarti bahwa kurikulum Pendidikan Agama Kristen Gereja harus di desain oleh gereja dan disusun sebaik mungkin agar dapat meningkatkan spiritualitas Jemaat sehingga jemaat-jemaat tersebut dapat menjadi jemaat yang misioner. Wyckoff mengatakan bahwa desain kurikulum Pendidikan Agama Kristen Gereja yang baik akan mengikuti prinsip prinsip kurikulum yang sudah ditetapkan sebagai pedoman dasar dalam memandu proses pendidikan tersebut.
References
Adi Tena Bolo, Paulus Purwoto, and Sigit Ani Saputro, “Kajian Teologis Model Penginjilan Rasul Paulus Dalam Kitab Kisah Para Rasul Pasal 8-28 Dan Implementasinya Bagi Penginjilan Gereja,” MIKTAB: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 1, no. 2 (n.d.).
Arifianto, Yonatan Alex and Stevanus, Kalis. 2020 “Membangun Kerukunan Antarumat Beragama Dan Implikasinya Bagi Misi Kristen,” HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 2, no. 1
Berkhof, L. Teologi Sistematika. Jilid 5. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Buono, Gideon Hendro “Jemaat yang Missioner” Jurnal 4 Juni 2012.
Hamalik, Oemar. 2007. Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung : PT Remaja Rosda Karya.
Hendricks, Howard G. 2011. Mengajar untuk Mengubah Hidup. Yogyakarta: Glorya Usaha Mulia.
Henry T. Blackaby dan Avery T. Willis, Jr. 2009. “On Mission With God” in Perspectives on the World Christian Movement. Pasadena, California: William Carrey Library.
Hernawan, “Pengertian, Dimensi, Fungsi dan Peranan Kurikulum”, 2.
Jenson, Ron and Stevens, Jim. 2004. Dinamika Pertumbuhan Gereja. Malang: Gandum Mas
Kelompok Kerja PAK-PGI, Seluruh Siswa 3 : Berkarya Dalam Kristus-Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: Gunung Mulia.
Martono, Eko. 2015. Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Yogyakarta: Pohon Cahaya.
Pazmino, Robert. Fondasi Pendidikan Kristen. Jakarta: BPK Mulia.
Pusung, Delly Maria . Desain Kurikulum Pendidikan Agama Kristen bagi Jemaat KGMPI Getsemani Bahu, Kota Manado, Jurnal Pendidikan
Sanjaya, Wina.2008. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Saragih, John Cristian ”Gereja yang Misoner” Artikel:29 Maret 2016.
Sianipar, Desi. “Peran Pendidikan Agama Kristen di Gereja dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga,” Jurnal Shanan4, no. 1(2020):76,http://ejournal.uki.ac.id/index. Php/shan/article
Simbolon, Rahmat. 2024. Desain Kurikulum dan Pengembangan PAK dalam Penanaman Nilai-Nilai Kristiani di Sekolah Minggu GKPI Pagar Beringin Tahun 2024, Pediaqu : Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, Vol. 3, No. 4 Oktober 2024.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wyckoff, Theory and Design of Christian Education Curriculum, 21.







