TELAAH KURIKULUM MATA PELAJARAN PAI DI SMP NEGERI 22 DEPOK
Keywords:
pendidikan, kurikulum, alquran haditsAbstract
Perubahan dalam dunia pendidikan merupakan keniscayaan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan zaman, menghasilkan kualitas pembelajaran yang lebih baik, dan mendukung perkembangan individu secara berkelanjutan. Pendidikan memainkan peran penting dalam kehidupan manusia sebagai proses tanpa akhir yang mendukung individu agar dapat hidup mandiri dan berkontribusi dalam masyarakat. Di Indonesia, perubahan kurikulum menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu perubahan signifikan adalah penerapan Kurikulum Merdeka Belajar, yang dirancang untuk menjawab tantangan pendidikan advanced melalui pendekatan berbasis bakat dan minat siswa. Kurikulum ini memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih mata pelajaran yang relevan, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, serta mendorong pemikiran kreatif dan mandiri. Kurikulum Merdeka Belajar juga mengintegrasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila sebagai pedoman pendidikan karakter. Profil ini mencerminkan siswa yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, memiliki kompetensi worldwide, dan menjunjung nilai-nilai gotong royong, kemandirian, bernalar kritis, serta kreativitas. Implementasi kurikulum ini didukung oleh pembelajaran berbasis proyek, yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan kompetensi secara holistik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memahami implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 22 Depok. Information diperoleh melalui wawancara dengan master PAI dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum ini memberikan struktur pembelajaran yang fleksibel, mencakup elemen Al-Qur'an Hadis, akidah, akhlak, fikih, dan sejarah peradaban Islam, yang mendukung tercapainya tujuan pendidikan nasional. Dengan pendekatan yang dinamis dan berpusat pada siswa, Kurikulum Merdeka Belajar diharapkan mampu menghasilkan generasi yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan
References
Nasution, SW (2022). Penilaian kurikulum merdeka belajar di sekolah dasar. Prosiding Pendidikan Dasar, 1 (1), 135-142. Doi: https://doi.org/10.34007/ppd.v1i1.181
Sari, dkk. Analisis Mengenai Telaah. Bojonegoro, 27 Juni 2023 511 Prosiding Seminar Nasional Daring
Alpian, Y., Anggraeni, S. W., Wiharti, U., & Soleha, N. M. (2019). Pentingnya
pendidikan bagi manusia. Jurnal Buana Pengabdian, 1(1), 66-72.
Doi: https://doi.org/10.36805/jurnalbuanapengabdian.v1i1.581
Hasim, E. (2020). Penerapan kurikulum merdeka belajar perguruan tinggi di masa pandemi covid-19. E-Prosiding Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo. 68-74. Doi: http://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/PSI/article/view/403
Jeflin, H., & Afriansyah, H. (2020). Pengertian Kurikulum, Proses Administrasi
Kurikulum dan Peran Guru dalam Administrasi Kurikulum, 2-4. Doi: https://osf.io/kge3m/download.
Khusni, M. F., Munadi, M., & Matin, A. (2022). Impelementasi Kurikulum Merdeka Belajar di MIN 1 Wonosobo. Jurnal Kependidikan Islam, 12(1), 60-71. Doi:
https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.323
Pritasari, O., Wilujeng, B. Y., & Windayani, N. R. (2023). Penerapan kurikulum
outcome based education (OBE) dalam kurikulum merdeka belajar kurikulum
merdeka di prodi S1 pendidikan tata rias. Journal of Vocational and Technical
Education (JVTE), 5(1), 41-48. Doi: https://doi.org/10.26740/jvte.v5n1.p41-48