RELASI SEGITIGA MANUSIA, ALAM, DAN KEBUDAYAAN DI ZAMAN DEWASA INI

Authors

  • Gabriel Kristiawan Suhassatya Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Keywords:

Relasi Manusia-Alam, Kebudayaan, Etika Lingkungan, Keberlanjutan, Peradaban

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi hubungan segitiga antara manusia, alam, dan kebudayaan di zaman modern. Keberadaan manusia secara inheren terkait dengan alam, yang berfungsi sebagai sumber daya sekaligus ruang bagi perkembangan kebudayaan. Kebudayaan merupakan wujud kapasitas intelektual manusia dalam mengelola alam. Melalui analisis literatur dan perspektif filsafat, penelitian ini menunjukkan bahwa manusia tidak hanya beradaptasi dengan alam tetapi juga mengubahnya untuk menciptakan peradaban yang berkelanjutan. Studi ini juga menyoroti risiko eksploitasi berlebihan yang dapat mengganggu keseimbangan antara alam dan kebudayaan manusia. Dengan mengkaji perkembangan historis dan modern, artikel ini berpendapat bahwa relasi ideal antara manusia, alam, dan kebudayaan memerlukan tanggung jawab etis dan praktik yang berkelanjutan. Pada akhirnya, penelitian ini memberikan landasan filosofis dan praktis untuk membangun koeksistensi yang harmonis antara manusia, alam, dan kebudayaan.

References

Sumber Buku

Arif, S. (2020). Agroekologi dan Kedaulatan Pangan: Strategi Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Artigas, M. (2003). Filosofi dari Alam. Navarra: LINE GRAFIC.

Bakker, J. W. M. (1984). Filsafat Kebudayaan (Sebuah Pengantar). Yogyakarta: Kanisius.

Berry, T. (1999). The Great Work: Our Way into the Future. New York: Bell Tower.

Cahyono, S. (2018). Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Pangan: Studi Kebijakan di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hardin, G. (1968). The Tragedy of the Commons. Science, 162(3859), 1243-1248.

Koentjaraningrat. (1987). Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.

Kusumohamidjojo, B. (2017). Filsafat Kebudayaan (Proses Realisasi Manusia). Yogyakarta: Yrama Widya.

Latour, B. (2004). Politics of Nature: How to Bring the Sciences into Democracy. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Moltmann, J. (1985). God in Creation: A New Theology of Creation and the Spirit of God. Minneapolis: Fortress Press.

Nash, J. A. (1991). Loving Nature: Ecological Integrity and Christian Responsibility. Nashville: Abingdon Press.

Pope Francis. (2015). Laudato Si: On Care for Our Common Home. Vatican City: Vatican Press.

Shiva, V. (2016). Who Really Feeds the World? The Failures of Agribusiness and the Promise of Agroecology. Berkeley, CA: North Atlantic Books.

Tucker, M. E., & Grim, J. (2016). Ecology and Religion. Washington, DC: Island Press.

White, L. (1967). The Historical Roots of Our Ecological Crisis. Science, 155(3767), 1203-1207.

Wiryono, S. (2019). Teologi Lingkungan dan Etika Ekologi dalam Perspektif Gereja Katolik. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Sumber Jurnal

Astuti, P., & Wahyudi, R. (2022). Implementasi Food Estate dalam Perspektif Keberlanjutan: Studi Kasus Kalimantan Tengah. Jurnal Ketahanan Pangan Indonesia, 7(2), 45-60.

Berkhout, P. H. G. (2012). Sustainable Agricultural Development and Food Security. Journal of Agricultural & Environmental Ethics, 25(3), 263-281.

Berry, E. (2015). Ecotheology and the Climate Crisis: A Response to Laudato Si. Journal of Environmental Studies and Sciences, 6(4), 521-533.

Boedhi, A., & Hidayat, T. (2023). Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Ekoteologi di Indonesia. Jurnal Ilmu Lingkungan, 9(1), 112-128.

Bohannon, R. (2020). Christian Ecotheology and Sustainable Development. Journal of Environmental Ethics, 42(1), 15-34.

Habel, N. (2011). Reading the Bible through an Ecological Lens. Theological Studies, 72(3), 540-562.

Jenkins, W. (2008). Ecologies of Grace: Environmental Ethics and Christian Theology. Harvard Theological Review, 101(2), 285-307.

McDonagh, S. (2016). Integral Ecology and the Catholic Church: Reflections on Laudato Si. Theological Studies, 77(2), 321-345.

Nugroho, T. (2021). Politik Ekologi dan Keberlanjutan Pangan: Tantangan Food Estate di Indonesia. Jurnal Ekonomi Hijau, 5(3), 189-202.

Santoso, D. (2020). Strategi Pengembangan Food Estate dalam Rangka Ketahanan Pangan Nasional. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 8(1), 74-88.

Santoso, D. (2021). Tantangan Food Estate dalam Perspektif Keberlanjutan. Jurnal Ketahanan Pangan Indonesia, 5(1), 12-29.

White, L. (1967). The Historical Roots of Our Ecological Crisis. Science, 155(3767), 1203-1207.

Downloads

Published

2025-03-26

How to Cite

Gabriel Kristiawan Suhassatya. (2025). RELASI SEGITIGA MANUSIA, ALAM, DAN KEBUDAYAAN DI ZAMAN DEWASA INI. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(2), 3270–3279. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/2061