TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK
Keywords:
teori behavioristik, stimulus-respons, penguatan, pengkondisian klasik, pengkondisian operanAbstract
Teori behavioristik merupakan salah satu pendekatan utama dalam psikologi belajar yang menekankan bahwa perilaku manusia dapat dipahami dan dimodifikasi melalui rangsangan (stimulus) dan respons. Dalam perspektif ini, proses belajar dipandang sebagai perubahan perilaku yang dapat diamati sebagai hasil dari pengalaman dan penguatan. Tokoh-tokoh seperti Ivan Pavlov, John B. Watson, dan B.F. Skinner memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan teori ini melalui konsep pengkondisian klasik dan pengkondisian operan. Artikel ini membahas prinsip-prinsip dasar teori behavioristik, penerapannya dalam konteks pendidikan, serta relevansinya dalam pembelajaran modern. Dengan memahami teori ini, pendidik dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan terukur dalam membentuk perilaku belajar siswa.
References
Adi, H. M. M. (2020). Teori Belajar Behaviorisme Albert Bandura Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Bahasa Arab. لللل لل للللل ل (LISANUNA): Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya
Huda, M., Fawaid, A., & Slamet, S. (2023). Implementasi teori belajar behavioristik dalam proses pembelajaran. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 1
Mytra, P., Asrafiani, A., Budi, A., Hardiana, H., & Irmayanti, I. (2022). Implementasi Teori Belajar Behavioristik dalam Pembelajaran Matematika. JTMT: Journal Tadris Matematika, 3(2)
Putra, A., Harahap, T. H., & Panggabean, E. M. (2023). Kelebihan dan kekurangan teori belajar behavioristik dalam penerapan pembelajaran. Khazanah Pendidikan, 17(2)
Rahma, F. N., Hidayat, T., & Alim, A. (2022). Studi Kritis Teori Belajar Behavioristik Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Taklim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 20(2)
Shahbana, E. B., & Satria, R. (2020). Implementasi teori belajar behavioristik dalam pembelajaran. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 9(1)







