PENDAMPINGAN KONSELING KRISTEN TERHADAP SISWA YANG PUTUS ASA DI SMA NEGERI 1 SIPOHOLON
Keywords:
Pendampingan Konseling, Keputusasaan SiswaAbstract
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Konseling Kristen adalah Hubungan Timbal balik antara dua individu, yaitu konselor yang berusaha menolong atau membimbing dan konseli yang membutuhkan pengertian untuk mengatasi petsoalan yang dihadapinya. Dalam hal ini seorang Konseling Kristen akan berusaha mengaplikasikan kebenaran Firman Tuhan atas persoalan-persoalan hidup. Putus asa adalah hal yang terjadi dalam pikiran kita, tetapi belum dilakukan atau direalisasikan. Dari pikiran, akan lahir tindakan yang dipicu oleh keputusasaan tersebut. Misalnya, ketika kita berpikir tidak akan dapat nilai bagus meski sudah belajar, kita jadi malas untuk berjuang.Dari hasil konseling siswa menjadi memiliki perubahan yang sanagat baik yang dulunya menjadi seseorang introvert kini menjadi seseorang yang ekstrovert
References
Sabhayati Abd Rahman BP; dkk. “Pengertian Pendidikan, dan Unsur-unsur Pendidikan”. Vol 2 No 1 Juni 2022 hal 3.
Alin Raviksyah Putra Ardiansyah Purnama, “Sifat Mudah Putus Asa pada Mahasiswa Salah Tujuan”. Vol 8 No 1 hal 30-31.
Collins, Gary R, “Konseling Kristen Yang Efektif: Malang Literatur SAAT, 2010”. Vol 3 No. 1 Juli 2022, Hal 99.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka, 2007), 914







