PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS ISLAM MODERAT DI LEMBAGA PESANTREN

Authors

  • Mohamad Adlan Alfi Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik

Keywords:

Pendidikan Karakter, Islam Moderat, Wasathiyyah, Pesantren, Toleransi.

Abstract

Artikel ini membahas peran Lembaga Pesantren sebagai benteng utama dalam menginternalisasi Pendidikan Karakter Berbasis Islam Moderat di Indonesia. Pesantren, dengan tradisi keilmuan dan budaya komunalnya, secara historis telah mempraktikkan nilai-nilai Wasathiyyah (moderat) yang bersumber dari Al-Qur'an dan As-Sunnah, mencakup aspek tawasuth (tengah-tengah), tawazun (seimbang), tasamuh (toleransi), dan i'tidal (adil). Penelitian kualitatif ini, berdasarkan tinjauan literatur dan analisis implementasi, menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai moderasi ini dilakukan melalui kurikulum klasik (kitab kuning) dan modern, serta melalui habitualisasi (pembiasaan) dalam kegiatan sehari-hari (seperti bahtsul masail dan pengabdian masyarakat). Tujuannya adalah membentuk karakter santri yang memiliki kesalehan individual dan kesalehan sosial yang kuat, sehingga mampu menjadi agen perdamaian (rahmatan lil ‘alamin) di tengah keragaman masyarakat Indonesia, sekaligus menangkal paham ekstremisme dan radikalisme.

References

Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Moderasi Beragama. Jakarta: Kementerian Agama, 2019.

Arif, Mahmud. Moderasi Islam dan Kebebasan Beragama: Prespektif Mohamed Yatim dan Thaha Jabir Al-Alwani. Yogyakarta: CV Budi Utama, 2020.

Bruinessen, Martin Van. Kitab Kuning Pesantren dan Tarekat. Bandung: Mizan, 1995.

Qomar, Mujamil. Pesantren: Dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. Jakarta: Erlangga, 2012.

Suharto, Babun et al. Moderasi Beragama: Dari Indonesia Untuk Dunia. Yogyakarta: LKIS, 2019.

Abdullah, Mukhammad. “Mengurai Model Pendidikan Pesantren Berbasis Moderasi Agama: dari Klasik ke Modern.” Jurnal Prosidang Nasional 2 (2019): 48–60.

Almu'tasim Amru. “Berkaca NU dan Muhammadiyah dalam Mewujudkan Nilai-nilai Moderasi Islam di Indonesia.” Jurnal Pendidikan dan Keislaman 8, no. 2 (2019): 101–115.

Kadir, Abd. M. “Merajut Moderasi Beragama dari Tradisi Pesantren.” Jurnal Pendidikan Islam 9, no. 1 (2020): 55–70.

Ma'arif, Syafi’i. “Pendidikan Karakter Moderat di Pesantren.” Jurnal Pendidikan Islam 6, no. 2 (2017): 135–150.

Munifah, R., dan D. Lestari. “Tantangan Pendidikan Islam Moderat di Lingkungan Pesantren.” Jurnal Sosial dan Budaya Islam 13, no. 1 (2022): 55–69.

Rahmawati, E., dan A. Aziz. “Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama di Pondok Pesantren.” Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 9, no. 2 (2021): 88–102.

Rasito, dan Izza Mahendra. “Moderasi Fikih Melalui Pendekatan Maqāṣid Al-Sharī'Ah Yusuf Al-Qaradhawi: Mencari Relevansinya Di Indonesia Moderation.” Al-Wasatiyah 1, no. 1 (2019): 36–65.

Zarkasyi, H. F. “Peran Kiai dalam Membangun Budaya Moderat di Pesantren.” Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Pendidikan Islam 5, no. 1 (2018): 45–59.

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

Mohamad Adlan Alfi. (2026). PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS ISLAM MODERAT DI LEMBAGA PESANTREN. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(2), 1595–1600. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4000