GENERASI Z DAN KRISIS EMPATI: TANTANGAN PEMBELAJARAN IPS DI ERA DIGITAL

Authors

  • Emilia Susanti Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Sariah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Murny Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Fatimah Depi Susanti Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Generasi Z, empati, IPS, era digital, pendidikan karakter

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan Generasi Z, khususnya dalam pola interaksi sosial dan pembentukan karakter. Generasi ini dikenal sebagai digital native yang memiliki keunggulan dalam mengakses informasi dan beradaptasi dengan teknologi, namun di sisi lain menghadapi tantangan berupa krisis empati. Fenomena ini ditandai dengan meningkatnya sikap individualisme, kurangnya kepedulian sosial, serta maraknya perilaku negatif seperti cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena krisis empati pada Generasi Z serta implikasinya terhadap pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab krisis empati adalah penggunaan media sosial yang berlebihan, dominasi interaksi virtual, serta kurangnya interaksi sosial secara langsung. Selain itu, pembelajaran IPS masih menghadapi berbagai tantangan, seperti pendekatan yang terlalu teoritis dan kurangnya penekanan pada aspek afektif. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang inovatif, seperti Problem Based Learning, Project Based Learning, role playing, serta kegiatan reflektif yang dapat menumbuhkan empati peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran IPS diharapkan mampu menjadi sarana efektif dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

References

Biba, A. T. L., Zefanya, D. S., Rifaldy, D., & Alfaruqy, M. Z. (2023). Persepsi Generasi Z terhadap komunikasi publik di masa pandemi COVID-19. Jurnal Empati, 12(4), 275–281.

Efianingrum, A., dkk. (2022). Kesadaran multikultural Generasi Z dan implikasinya pada pendidikan. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 22(1), 1–20. 

Hayati, E. N. (2024). Karakteristik belajar Generasi Z dan implikasinya terhadap desain pembelajaran IPS. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan. 

Mutiarrahma, Z. S., Darajatunnisa, R., Faustina, F., Mahfuzhah, N., & Wihita, A. R. (2025). Studi fenomenologi: Pengalaman Generasi Z dalam menghadapi kesepian dengan character artificial intelligence. Jurnal Empati, 13(4), 291–301. 

Nadeak, C. S., & Siregar, E. (2024). Pengaruh karakteristik gaya belajar Generasi Z dan motivasi belajar terhadap prestasi akademik mahasiswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Kebijakan Merdeka Belajar dan penguatan pendidikan karakter. Jakarta: Kemendikbudristek.

Pratama, R. A. (2021). Transformasi pembelajaran IPS di era digital dan tantangannya. Jurnal Pendidikan IPS.

Sari, D. P., & Rahmawati, I. (2022). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku sosial remaja di era digital. Jurnal Pendidikan Sosial.

Downloads

Published

2026-04-13

How to Cite

Emilia Susanti, Sariah, Murny, & Fatimah Depi Susanti. (2026). GENERASI Z DAN KRISIS EMPATI: TANTANGAN PEMBELAJARAN IPS DI ERA DIGITAL. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(2), 2320–2335. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4189

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 > >>