ANALISIS PENERAPAN INSTRUMEN TES DAN NON-TES BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

Authors

  • Ar-Rizky Maulana Akbar Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Diah Ayu Nurjanah Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Maria Adelina Silalahi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Nabil Akhmad Al Haetami Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Rifdah Khoirunnisaa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Keywords:

evaluasi pembelajaran, instrumen tes, instrumen non-tes, Higher Order Thinking Skills (HOTS), sekolah dasar.

Abstract

Evaluasi pembelajaran yang berfokus pada Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan langkah krusial dalam menilai dan meningkatkan kemampuan siswa dasar dalam berpikir kritis, analitis, serta memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan alat evaluasi tes dan non-tes yang berbasis HOTS dalam proses pembelajaran bagi siswa kelas IV di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-komparatif, melibatkan 31 siswa kelas IV melalui teknik pengambilan sampel total. Alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes dengan 20 soal pilihan ganda yang berorientasi pada HOTS dan alat non-tes berupa checklist yang menggunakan skala Likert untuk menilai kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Data akan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif melalui kategorisasi tingkat kesulitan soal dan kemampuan HOTS siswa. Temuan menunjukkan bahwa dalam tes, 18 siswa terklasifikasi dalam kategori mudah, 12 siswa dalam kategori sedang, dan 1 siswa dalam kategori sukar. Sementara hasil dari instrumen non-tes menunjukkan bahwa 20 siswa (65%) tergolong cukup, 10 siswa (32%) dalam kategori lemah, dan 1 siswa (3%) sangat lemah, tanpa ada siswa yang mencapai kategori kuat atau sangat kuat. Hasil ini menandakan bahwa meskipun banyak siswa mampu mengikuti evaluasi berbasis HOTS, kemampuan berpikir tingkat tinggi mereka masih memerlukan peningkatan melalui pembelajaran yang lebih aktif, latihan yang berkelanjutan, serta penerapan berbagai jenis alat evaluasi. Oleh karena itu, penggunaan alat tes dan non-tes berbasis HOTS dapat memberikan pemahaman yang lebih lengkap mengenai kemampuan berpikir tinggi siswa dan menjadi acuan bagi guru dalam merencanakan strategi pembelajaran yang lebih efisien.

References

Ahmad Purwanto (2024) ‘Higher Order Thinking Skills: Concept and Implementation in Learning’, TA’DIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), pp. 105–115. Available at: https://doi.org/10.69768/jt.v2i1.44.

Armiati, A. (2018) ‘Mengembangkan Higher Order of Thinking Skill Melalui Pembelajaran Matematika pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan’, Jurnal LEMMA, 4(2), pp. 7–19. Available at: https://doi.org/10.22202/jl.2017.v4i2.2729.

Ichsan, I.Z. et al. (2019) ‘HOTS-AEP: Higher order thinking skills from elementary to master students in environmental learning’, European Journal of Educational Research, 8(4), pp. 935–942. Available at: https://doi.org/10.12973/eu-jer.8.4.935.

Ichsan, I.Z. et al. (2021) ‘Hots-Aep of Climate Change (Hots-Aepcc) Dan Topik Bioteknologi Untuk Ekopedagogik Pada Pembelajaran Ipa’, Jurnal Biotek, 9(1), p. 11. Available at: https://doi.org/10.24252/jb.v9i1.21101.

Jazuli, I. et al. (2020) ‘JPBI ( Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia ) HOTS-AEP-COVID-19 and ILMIZI learning model : The 21 st -century environmental learning in senior high’, Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 6(2), pp. 265–272.

Downloads

Published

2026-07-04

How to Cite

Ar-Rizky Maulana Akbar, Diah Ayu Nurjanah, Maria Adelina Silalahi, Nabil Akhmad Al Haetami, & Rifdah Khoirunnisaa. (2026). ANALISIS PENERAPAN INSTRUMEN TES DAN NON-TES BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(3), 2812–2822. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4691