PELESTARIAN DAN NILAI BUDAYA PELITO DAUN SEBAGAI MAKANAN KHAS KAMPAR RIAU

Authors

  • Shela Andini Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Susibah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Rama Winda Pratiwi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Junaldi Putra Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Pelito Daun, Makanan Tradisional, Budaya Lokal, Pelestarian, Kampar, Riau

Abstract

Pelito daun merupakan makanan tradisional yang berasal dari Kabupaten Kampar, Riau. Keunikan makanan ini terletak pada penggunaan bahan alami dan proses pembuatannya yang tradisional. Namun, di tengah pesatnya arus modernisasi dan globalisasi, keberadaan makanan ini semakin tersisih dan mulai dilupakan oleh generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan pelestarian pelito daun serta merumuskan strategi efektif untuk menjaga keberlangsungannya. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan literatur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pelestarian dapat dilakukan melalui pendidikan, promosi digital, dukungan kebijakan, inovasi produk, dan pelibatan komunitas. Pelito daun memiliki potensi besar sebagai ikon kuliner daerah yang tidak hanya lezat, tetapi juga sarat nilai budaya.

Downloads

Published

2025-06-07

How to Cite

Shela Andini, Susibah, Rama Winda Pratiwi, & Junaldi Putra. (2025). PELESTARIAN DAN NILAI BUDAYA PELITO DAUN SEBAGAI MAKANAN KHAS KAMPAR RIAU. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 1(2). Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/2526