PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI OLEH GURU TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 SIATAS BARITA KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN PEMBELAJARAN 2024/2025
Keywords:
Model Pembelajaran Artikulasi Oleh Guru, Keaktifan belajarAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang positif dan signitifikan dari model pembelajaran artikulasi terhadap keaktifan belajar siswa di kelas XI SMK Negeri 1 Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2024/2025. Hipotesa dalam penelitian ini adalah: “terdapat pengaruh positif dan signifikan antara model pembelajaran artikulasi oleh guru terhadap keaktifan belajar Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Siatas Barita Tahun Pembelajaran 2024/2025.” Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang beragama kristen protestan kelas XI SMK Negeri 1 Siatas Barita Tahun Pembelajaran 2024/2025 yang berjumlah 462 orang. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling yaitu siswa kelas XI Tata Boga 1 berjumlah 35 orang sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran artikulasi oleh guru dan kelas XI Tata Boga 2 berjumlah 35 orang sebagai kelas kontrol yang menggunakan pendekatan konvensional.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode true experimental design yaitu Posttest-Only Control Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket sebanyak 30 item. Data penelitian untuk angket dianalisa dengan menggunakan rumus uji t pooled varian. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai thitung = 11,544 > ttabel(α=5%) = 2,000. Nilai thitung berada pada daerah kurva penolakan H0 dan penerimaan Ha. Dengan demikian dapat disimpulkan hipotesa penelitian diterima yaitu terdapat pengaruh positif dan signifikan antara model pembelajaran artikulasi oleh guru terhadap keaktifan belajar Siswa di Kelas XI SMK Negeri 1 Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2024/2025. Perbedaan keaktifan belajar siswa kelas XI SMK Negeri 1 Siatas Barita tahun ajaran 2024/2025 diketahui dari rata-rata keaktifan belajar siswa dengan model pembelajaran artikulasi oleh guru adalah 3,24 lebih tinggi dari rata-rata keaktifan belajar siswa dengan pendekatan konvensional yaitu 2,94.
References
Agus Suprijono, 2010. Cooperative Learning yogyakarta.Pustaka Media.
Arikunto, Suhasimi, 2010 Prosedur Peneletian Suatu Pendekatan Praktik jakarta Rineka Cipta.
Istarani, 2014. Model Pembelajaran Inovatif Medan: Media persada.
Sugiono, 2016. Metode Penelitian.
Sani Berlin & Kurniansih Imas, 2016. Ragam Pengembangan Model Pembelajaran Untuk Meningkatkan Profesionalitas Guru yogyakarta
Sugiono, 2013. Metode Penelitian Kuantitatif , Kualitatif Dan RD Bandung.
Sugiyono, 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D Bandung: Alfabeta.
Suharsimi Arikunto,2014. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Praktik, Jakarta: Rineka Cipta.
Yamin, Martinis, 2010. Kiat Membelajarkan Siswa jakarta gaung parsada pers.







