PENYEBAB BANJIR YANG TERJADI DI PASAR PAGI ARENGKA

Authors

  • Mala Walda Sari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Muhammad Algifari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Murny Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Nurul Hanifah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Banjir, Sampah, Drainase, Pasar Tradisional, Pekanbaru

Abstract

Banjir merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di kawasan pasar tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya banjir di Pasar Pagi Arengka, Kota Pekanbaru, dan dampaknya terhadap para pedagang. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan pedagang setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir disebabkan oleh penumpukan sampah, kurangnya sistem drainase, dan tidak optimalnya pengelolaan sampah oleh pihak terkait. Akibat banjir, pedagang mengalami kerugian signifikan hingga mencapai 85%. Penelitian ini merekomendasikan adanya peningkatan frekuensi pengangkutan sampah dan perbaikan saluran drainase sebagai solusi utama.

References

Arsyad, Sitanala. Konservasi Tanah dan Air. Bogor: IPB Press, 2010.

Azwar, S. (2012). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Soemarwoto, O. (2006). Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Jakarta: Djambatan.

Suripin. (2004). Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Andi.

Wawancara langsung dengan Mak Alek dan Buk Erni, pedagang Pasar Pagi Arengka, Pekanbaru (2025).

Downloads

Published

2025-06-04

How to Cite

Mala Walda Sari, Muhammad Algifari, Murny, & Nurul Hanifah. (2025). PENYEBAB BANJIR YANG TERJADI DI PASAR PAGI ARENGKA. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(3), 5539–5543. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/2464

Most read articles by the same author(s)