PENGHIBURAN YEREMIA KEPADA BARUKH (YEREMIA 45: 1-5) SERTA KORELASINYA DENGAN KEHIDUPAN MASA KINI

Authors

  • Herdiana Sihombing Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Phiniel Josia Hutabarat Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Meletios Pakpahan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Jefri Ade Nasution Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Kallistratos Rumabutar Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Penghiburan Kepada Barukh, Yeremia 45 :1-5, Relevansinya

Abstract

Selah pemerintahan raja Manasye berkhir, Yeremia lahir di Anatot dan hidup sekatitar tahun 645 SM. Ia adalah anak amin Hilkia dari Anatot. Menurut keterangan Alkitab (Yeremia 1:6), Yeremia dipanggil sebagai nabi ketika ia masih muda dan belum pandai bicara, yaitu pada masa pemerintahan raja Yosia, tahun 627 SM. Yeremia diperintahkan Allah untuk menuangkan amanatnya dalam bentuk tertulis; hal ini dilakukannya dengan mendiktekan nubuat-nubuat Nya kepada Barukh, juru tulisnya yang setia. Bagaimanapun, dia di Sini didorong dan diperingatkan. Adapun inti permasalahan yang akan dikemukakan adalah Bagaimana penghiburan yang diberikan oleh Yeremia dapat menghibur Barukh dan  Apa arti mencari hal-hal besar yang dimaksud TUHAN , dan bagaimana Relevansinya Pada Zaman Masa Kini. adalah penelitian kealitatif ini akan metode tafsir historis Kritis. Dengan menggunakan metode historis kritis ini akan memberikan suatu dasar untuk pendekatan-pendekatan historis dan pandangan religus dari kitab suci serta metode untuk pengumpulan data yaitu dari beberapa sumber-sumber seperti, buku-buku, jurnal ilmiah, dan Alkitab. Tuhan menunjukkan bahwa Dia-lah yang mendatangkan kesusahan kepada apa yang sudah ditinggikan-Nya. Dorongan yang diberikan Allah kepada Barukh agar berharap bahwa meskipun ia tidak akan menjadi orang hebat, namun ia akan selamat.

References

Baker, David L. Mari Mengenal Perjanjian Lama. Bpk Gunung Mulia, 2002.

Ellesse, Nindy. Hidup Bukan Teka-Teki. Visimedia, 2007.

Halawa, Iman Kristina. “Pengajaran Yesus Tentang Perceraian Menurut Matius 19: 1-12 Dalam Perspektif Biblikal Dan Pemikiran Kristen Era Reformasi: Suatu Kontribusi Bagi Rumah Tangga Kristen Dalam Memahami Problematika Perceraian”.” Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (Setia) Jakarta, 2019.

Kazhim, Musa, And Alfian Hamzah. Fitnah Fitna. Hikmah, 2008.

Simanjuntak, Fredy, Ronald Sianipar, And Agustinus Sihombing. “Menelusuri Sejarah Perjalanan Nomaden Bangsa Israel.” Real Didache: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 4 (2019): 1–24.

Situmorang, Jonar T H. Kristologi: Menggali Fakta-Fakta Tentang Pribadi Dan Karya Kristus. Pbmr Andi, 2021.

Slarmanat, Thermutis. “Penggunaan Bahasa Perumpamaan Dalam Memahami Kebenaran Firman Allah:“Konsepsi Wewenang Tukang Periuk “Dalam Yeremia 18: 1-17.” Yada: Jurnal Teologi Biblika Dan Reformasi 1, No. 1 (2023): 35–49.

Talan, Yesri Esau, And Veronika Siboro. “Mengkaji Panggilan Dan Pelayanan Nabi Yeremia Dalam Konteks Kitab Yeremia Dan Implementasinya Bagi Pelayanan Hamba Tuhan Masa Kini.” Sesawi: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 4, No. 1 (2022): 82–99.

Toyang, Ariyanto. “Pengatar Perjanjian Lama, Kitab Syair Dan Kitab Nabi-Nabi” (2019).

Walvoord, John F. Penggenapan Nubuat Masa Kini-Zaman Akhir. Yayasan Penerbit Gandum Mas, 2020.

Wasino, M, Hartatik Endah Sri, And Others. “Metode Penelitian Sejarah: Dari Riset Hingga Penulisan” (2018).

Downloads

Published

2023-06-13

How to Cite

Herdiana Sihombing, Phiniel Josia Hutabarat, Meletios Pakpahan, Jefri Ade Nasution, & Kallistratos Rumabutar. (2023). PENGHIBURAN YEREMIA KEPADA BARUKH (YEREMIA 45: 1-5) SERTA KORELASINYA DENGAN KEHIDUPAN MASA KINI . Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(3). Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/354

Most read articles by the same author(s)