INTERNALISASI NILAI ISLAM MODERAT DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI LEMBAGA PENDIDIKAN NU DAN MUHAMMADIYAH
Keywords:
internalisasi, Islam moderat, PAI, NU, MuhammadiyahAbstract
Makalah ini membahas proses internalisasi nilai-nilai Islam moderat dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di lembaga pendidikan yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Internalisasi nilai-nilai moderasi menjadi kebutuhan penting di tengah meningkatnya tantangan radikalisme, intoleransi, dan polarisasi pemikiran keagamaan di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif berbasis kajian pustaka, penelitian ini menelaah bagaimana konsep moderasi Islam seperti tawasuth (pertengahan), tasamuh (toleransi), tawazun (keseimbangan), dan i‘tidal (keadilan) diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan NU dan Muhammadiyah sama-sama menanamkan nilai-nilai Islam moderat melalui kurikulum, keteladanan guru, budaya sekolah, serta kegiatan keagamaan yang menekankan harmoni dan toleransi. Meskipun memiliki karakteristik organisasi yang berbeda, keduanya berkontribusi signifikan terhadap pembentukan generasi Muslim yang berwawasan inklusif, berkeadaban, dan berorientasi pada perdamaian. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Islam moderat merupakan proses yang sistematis melalui tiga tahapan, yakni transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai, yang seluruhnya berorientasi pada pembentukan karakter religius yang toleran dan inklusif. Lembaga pendidikan NU dan Muhammadiyah memiliki kontribusi signifikan dalam menjaga wajah Islam Indonesia yang rahmatan lil ‘alamin melalui pendekatan kurikulum, metode pembelajaran, dan keteladanan guru PAI.
References
Abdullah, M. A. (2021). The Role of Islamic School Culture in Countering Religious Extremism. International Journal of Islamic Thought, 20(2), 1-15.
Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Global. Jakarta: Prenadamedia Group.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage Publications.
Hidayat, R. (2020). Reorientasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Radikalisme di Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 1-14.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2022). Standar Isi Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Kemendikbud.
Laksana, A. D., & Zuhri, M. S. (2021). Islam Nusantara as a Concept of Moderate Islam and Its Implementation in Islamic Education. International Journal of Nusantara Islam, 9(1), 1-16.
Lickona, T. (2009). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.
Ma'arif, S. (2018). Islam dan Pancasila: Teori dan Praktik Wasathiyyah dalam Kehidupan Berbangsa. Jakarta: Kemenag RI.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhtarom, A. (2020). Internalization of Moderation Values through Aswaja Curriculum in NU Schools. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 5(2), 150-165.
Mujib, A. (2019). Internalization of Moderation Values in Islamic Education Learning at Public Schools. Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 209-220.
Muttaqin, M. Z. (2019). Islam Berkemajuan: Moderation in Muhammadiyah’s Islamic Thought. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 19(2), 297-320.
Sahal, A. S. (2020). Tawassuṭ, Tawāzun, dan Tasāmuh: Tiga Pilar Moderasi Beragama. Jurnal Studi Islam dan Pendidikan. 11(1), 1-15.
Wiyono, S. A., et al. (2021). The Role of Islamic Moderation in Muhammadiyah’s Al-Islam and Kemuhammadiyahan Curriculum. International Journal of Educational Research and Reviews, 4(2), 88-102.







