REDEFINISI MANAJEMEN KESEJAHTERAAN KARYAWAN: EKSPLORASI KRITIS DAMPAK STRES FINANSIAL PRIBADI TERHADAP BUDAYA KERJA DAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN MODERN

Authors

  • Sufian Hamim Universitas Islam Riau
  • May Tiara Saputri Universitas Islam Riau
  • Imam Hanafi Universitas Islam Riau
  • Nabila Nazha Universitas Islam Riau

Keywords:

stres finansial, kesejahteraan karyawan, produktivitas kerja

Abstract

Manajemen kesejahteraan karyawan mengalami perkembangan yang signifikan seiring dengan perubahan lingkungan kerja modern yang semakin kompleks. Selama ini, kesejahteraan karyawan umumnya dipahami melalui aspek fisik, psikologis, dan lingkungan kerja. Namun, meningkatnya tekanan ekonomi, biaya hidup, serta ketidakstabilan kondisi keuangan individu menunjukkan bahwa stres finansial pribadi menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan sumber daya manusia. Artikel ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi kritis terhadap redefinisi manajemen kesejahteraan karyawan dengan menempatkan stres finansial pribadi sebagai salah satu dimensi utama yang memengaruhi budaya kerja dan produktivitas karyawan modern. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai teori dan hasil penelitian terdahulu mengenai kesejahteraan karyawan, stres finansial, budaya organisasi, dan produktivitas kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa stres finansial pribadi tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis individu, seperti kecemasan, kelelahan mental, dan menurunnya motivasi kerja, tetapi juga berkontribusi terhadap terbentuknya budaya kerja yang kurang kondusif. Karyawan yang mengalami tekanan finansial cenderung memiliki tingkat konsentrasi yang rendah, meningkatnya absensi, rendahnya keterlibatan kerja, serta menurunnya kemampuan dalam pengambilan keputusan. Kondisi tersebut pada akhirnya berdampak pada penurunan produktivitas individu maupun organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa organisasi perlu mengembangkan pendekatan kesejahteraan yang lebih holistik dengan mengintegrasikan aspek kesehatan finansial ke dalam strategi manajemen sumber daya manusia. Program literasi keuangan, konseling finansial, serta kebijakan kompensasi yang adaptif dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung kesejahteraan karyawan secara menyeluruh. Dengan demikian, redefinisi manajemen kesejahteraan karyawan tidak lagi terbatas pada pemenuhan kebutuhan kerja semata, tetapi juga mencakup upaya menjaga stabilitas finansial individu sebagai fondasi terciptanya budaya kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan di era kerja modern.

References

Bashir, I., Qureshi, I. H., & Ilyas, Z. (2024). How does employee financial well-being influence employee productivity: A moderated mediating examination. International Journal of Sociology and Social Policy.

Bhuvaneswari, L. (2025). A Study on the Impact of Financial Wellness Program on Employee Productivity and Job Satisfaction. Arthshastra Indian Journal of Economics & Research, 13(4), 202–207.

Garman, E. T., Leech, I. E., & Grable, J. E. (2020). Untangling Financial Stress and Workplace Productivity: A Serial Mediation Model. Journal of Workplace Behavioral Health, 35(4), 272–291.

Maftukhatul, D., & Firdaus, V. (2024). Leadership, Work Culture, and Job Stress Effects on Employee Performance: A Quantitative Study. Academia Open, 9(1).

Mubarok, I., Safutri, J. N. E., Gideon, A., Sugiarti, R., & Suhariadi, F. (2024). Analysis of the Influence of Work Stress and Work Culture on Employee Performance. International Journal of Education, Information Technology, and Others, 7(1), 229–238.

Panggabean, P. B. (2024). The Effect of Financial Stress and Coping Mechanisms on Employee Performance: A Literature Review. Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi, 12(2).

Prawitz, A. D., Garman, E. T., Sorhaindo, B., O’Neill, B., Kim, J., & Drentea, P. (2016). Lost Productivity in the Workplace Related to Financial Stress. Journal of Behavior, Health & Social Issues, 8(2), 25–34.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Syarkani, Y. (2024). Strategic Integration of Financial Wellness in Human Resource Practices: Enhancing Employee Resilience and Organizational Performance. Branding: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 2(2).

Winick, K. (2019). Pioneering Workplace Financial Wellness. American Journal of Health Promotion, 33(2), 328–330.

Zed, M. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Zulfiqar, N., Ali, T., Iqbal, M., & Hasnain, M. (2025). Exploring the Role of AI-Powered Financial Wellness Programs in Enhancing Employee Well-Being and Reducing Financial Stress. Journal for Social Science Archives, 2(2).

Downloads

Published

2026-06-21

How to Cite

Sufian Hamim, May Tiara Saputri, Imam Hanafi, & Nabila Nazha. (2026). REDEFINISI MANAJEMEN KESEJAHTERAAN KARYAWAN: EKSPLORASI KRITIS DAMPAK STRES FINANSIAL PRIBADI TERHADAP BUDAYA KERJA DAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN MODERN. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(3), 2536–2559. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4595