TEORI FUNGSIONALISME STRUKTURAL

Peran Lembaga Pendidikan Islam Dalam Menjaga Stabilitas Sosial Dan Moral Masyarakat

Authors

  • Isna Alvinatu Reza Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik
  • Maftuh Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik

Keywords:

fungsionalsisme stuktural, Lembaga Pendidikan Islam, stabilitas sosial, dan moral Masyarakat

Abstract

Teori fungsionalsisme stuktural memandang Masyarakat sebagai suatu sistem yang terintegrasi secara fungsional ke dalam suatu bentuk ekuilibrium. Teori fungsional menggambarkan keadaan masyarakat, suatu sistem sosial yang kompleks yang terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan dan saling bergantung.. Dalam konteks pendidikan, pendidikan sosiologi dapat membantu menyusun kurikulum dan strategi pembelajaran yang mendorong terbentuknya karakter siswa yang baik. Kaitan antara teori struktural sosial fungsional dengan pendidikan khususnya pendidikan Islam ialah adanya keterkaitan dalam tujuan membangun keharmonisan sosial, dengan penerapan teori fungsional sosial mampu membantu membentuk karakter sosial. Perbaikan kondisi sosial masyarakat mendukung berfungsinya struktur sosial masyarakat . . Penelitian ini menganalisis peran tersebut melalui pendekatan konseptual dan studi kasus di Indonesia, menunjukkan bahwa pendidikan Islam berkontribusi pada kohesi sosial dengan menekankan solidaritas, etika, dan tanggung jawab kolektif. Hasilnya menegaskan bahwa lembaga ini tidak hanya mendidik individu tetapi juga memperkuat struktur sosial, mengurangi konflik, dan mempromosikan harmoni moral.

Downloads

Published

2026-01-28

How to Cite

Isna Alvinatu Reza, & Maftuh. (2026). TEORI FUNGSIONALISME STRUKTURAL : Peran Lembaga Pendidikan Islam Dalam Menjaga Stabilitas Sosial Dan Moral Masyarakat. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 2(1), 820–826. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3931

Most read articles by the same author(s)