KODE ETIK DAN TANTANGAN PROFESIONALISME GURU PAK DI ZAMAN PLURALISME YANG MENGATAKAN SEMUA AGAMA ITU SAMA

Authors

  • Putri Debora Simanjuntak Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Dorlan Naibaho Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Kode etik, profesionalisme guru PAK, pluralisme

Abstract

Di era pluralisme yang semakin menonjol, tantangan terhadap kode etik profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) menjadi semakin kompleks. Salah satu isu utama yang dihadapi adalah pandangan pluralisme agama yang menganggap semua agama sama, yang dapat memengaruhi cara guru PAK menyampaikan kebenaran iman Kristiani kepada peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana guru PAK dapat mempertahankan profesionalisme mereka dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Kristiani di tengah konteks pluralisme yang menuntut toleransi dan inklusivitas.Penelitian ini menunjukkan bahwa kode etik guru PAK berperan penting dalam membimbing guru untuk bersikap profesional tanpa kehilangan komitmen terhadap iman Kristiani. Guru PAK dituntut untuk tidak hanya menghormati keberagaman agama, tetapi juga menyampaikan kebenaran teologi Kristiani dengan bijaksana dan penuh kasih. Di sisi lain, banyak guru menghadapi tekanan untuk menyesuaikan ajaran agama dengan prinsip-prinsip pluralisme yang dapat mengaburkan eksklusivitas iman Kristen.Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa dengan penerapan kode etik profesionalisme yang konsisten, guru PAK dapat menjadi teladan iman di tengah masyarakat pluralistik, mengedepankan toleransi tanpa kehilangan jati diri sebagai pendidik yang memuliakan Kristus

Downloads

Published

2024-12-25

How to Cite

Putri Debora Simanjuntak, & Dorlan Naibaho. (2024). KODE ETIK DAN TANTANGAN PROFESIONALISME GURU PAK DI ZAMAN PLURALISME YANG MENGATAKAN SEMUA AGAMA ITU SAMA. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(1), 1821–1827. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1785

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>