STRATEGI PSIKOLOGI PERKEMBANGAN DALAM PENDEKATAN DIREKTIF DAN NON DIREKTIF PADA PERSERTA DIDIK
Keywords:
psikologi perkembangan, pendekatan direktif, pendekatan non-direktif, peserta didik, konseling pendidikan.Abstract
Wawancara ini bertujuan untuk menggali aspek psikologi perkembangan peserta didik melalui dua pendekatan, yaitu direktif dan non-direktif, dengan subjek seorang siswa kelas VIII bernama Forthy Lawra Situmeang yang berusia 12 tahun. Pendekatan direktif digunakan untuk memberikan arahan dan solusi konkret terhadap kesulitan belajar yang dialami, sedangkan pendekatan non-direktif lebih menekankan pada eksplorasi perasaan, pengalaman, dan harapan siswa melalui komunikasi terbuka dan empati. Hasil wawancara menunjukkan bahwa Forthy memiliki motivasi belajar yang baik namun mengalami hambatan pada aspek kepercayaan diri dan kemandirian belajar. Strategi yang disarankan meliputi kombinasi kedua pendekatan, dengan intervensi seperti pembuatan jadwal belajar, latihan kepercayaan diri, dan konseling lanjutan. Pendekatan yang tepat dalam strategi psikologi perkembangan ini diharapkan dapat membantu peserta didik mencapai potensi optimalnya secara emosional, sosial, dan kognitif.
References
Corey, G. (2013). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy. Belmont: Brooks/Cole.
Gibson, R. L., & Mitchell, M. H. (2011). Introduction to Counseling and Guidance. Boston: Pearson Education.
Hurlock, E. B. (2005). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Juitaning Mustika, Psikologi Pendidikan
Novi Irawan, Nahar. (2016) Penerapan Teori Behavioristik dalam Proses
Pembelajaran.Vol(1).Hal.68
Prayitno. (2009). Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Press,2003), hal.42
Qamari Anwar, Pendidikan Sebagai Karakter Budaya Bangsa, (Jakarta, UHAMKA
Winkel, W. S. (2004). Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.







