PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Keywords:
Berpikir kritis, Inkuiri, Metode PembelajaranAbstract
Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang menjadi faktor pendukung keberhasilan belajar peserta didik. Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa disebabkan karena pemilihan model pembelajaran yang kurang bervairiasi, tidak disesuaikan dengan karakteristik siswa. Inkuiri adalah salah satu cara penyampaian pelajaran dengan penalaah sesuatu yang bersifat mencari secara kritis, analisis dan argumentative dengan menggunakan langkah-langkah tertentu menuju suatu Kesimpulan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh metode inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur atau kajian Pustaka dengan melakukan pencarian informasi dan data yang valid atau terpercaya dan relevan dengan topik penelitian jurnal.
References
Abdul Abdul, dkk. (2024). Efektivitas model inkuiri terbimbing dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 22 (02), 457-463, 2024
Arends, R. I. (2012). Learning to Teach (9th ed.). New York: McGraw-Hill.
Aribawati Diesta, dkk. (2018). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas 3 Sd. Justek: Jurnal Sains dan Teknologi 1 (1), 70-75, 2018
Dimyati & Mudjiono. (2013). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Hendracipta Nana, dkk. 2017. “Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Penerapan Model Inkuiri Terbimbing di Sekolah Dasar”. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 3 (2), 215-227.
Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2009). Models of Teaching (8th ed.). Boston: Pearson.
Llewellyn, D. (2013). Teaching High School Science Through Inquiry and Argumentation. California: Corwin Press.
Maylia Citra Elma, dkk. (2024). Strategi Pembelajaran Inkuiri Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian 10 (1), 32-41, 2024
Maylia Citra Elma, dkk. 2024. “Strategi Pembelajaran Inkuiri Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD”. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 10 (1), 32-41.
Nana Hendracipta Nana, dkk. (2017). Perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model inkuiri terbimbing di sekolah dasar. JPsd (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) 3 (2), 215-227, 2017
Rahmani Rahmani, Halim Abdul, dkk. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Ikuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia 3 (1), 158-168, 2015.
Ramadhan Aulia Firman. (2021). Penggunaan strategi pembelajaran inkuiri terbimbing dalam pembelajaran IPA di pendidikan sekolah dasar. Vektor: Jurnal Pendidikan IPA 2 (2), 56-66, 2021
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). “Intrinsic and Extrinsic Motivations: Classic Definitions and New Directions”, Contemporary Educational Psychology, 25(1), 54–67.
Sardiman A. M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Suparno, P. (2013). Teori Perkembangan Kognitif Piaget. Yogyakarta: Kanisius.
Suryosubroto, B. (2009). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Trianto. (2011). Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Trilyawan Nyoman, dkk. (2021). Dampak Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Indonesian Journal of Instruction 2 (1), 38-45, 2021
Uno, Hamzah B. (2016). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.







