PENGARUH KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK

Authors

  • Sondang Situmorang Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Dorlan Naibaho Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Kompetensi Kepribadian, Motivasi Belajar, Guru Pendidikan Agama Kristen

Abstract

Guru Pendidikan Agama Kristen memiliki peran dan tanggung jawab yang cukup besar, bukan hanyya sebagai seorang pendidik atau pengejar yang menyampaikan materi yang akan dipelajari, namun juga guru Pendidikan Agama Kristen bertanggung jawab sebagai figur yang memiliki kepribadian yang mantap, berwibawa dan konsisten didepan anak didiknya, yang dimana hal tersebut akan mempengaruhi peserta didik secara tidak langsung, pesertsa didik akan melihat dan meneladani sikap aataupun kepribadaian dari guru pengajarnya. Ha tersebut juga yang membuat peserta didik semakin termotivasi dalam belajar, dengan adanya guru yang memilki kepribadian yang baik, peserta didik akan semakin merasa semnagat dalam belajar semakin termotivasi dalam belajar juga pastinya. Motivasi belajar adalah dorongan yang dirasakan oleh peserta didik, motivasi belajar bisa saja datang dari dalam diri maupun luar diri peserta didik. Faktor yang datang dari luar diri peserta didik akan mempengaruhi peserta didik secara tidak langsung, dan inilah salah satu tujuan mengapa guru Pendidikan Agama Kristen harus memiliki kepribadian yang mantap, berwibawa dan konsisten, agar mampu mempengaruhi peserta didik dalam belajar dan juga akan memacu motivasi belajar peserta didik yang dimana semakin hari semakin meningkat.

References

Damayanti Nababan, Analisis Pengimplementasian paikem guru PAK untuk meningkatkan motivasi belajar,Vol.4,No.2.

Dimyati dan Mudjiono, 2009, Belajar Dan Pembelajaran, Jakarta: Rineka Cipta, h. 97.

Hamzah B. Uno, 2011, MODEL PEMBELAJARAN Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif Dan Efektif, Jakarta: Bumi Aksara.

Hasan. 2020. Antara Keteladanan dan Motivasi Belajar Pengaruh dari Kompetensi Kepribadian Guru di MTS Aziddin Medan.Jurnal Bidayah, Volume 11, Nmor 1, Juni 2020.

Hestiningrum Saptiti, 2022. Panduan Untuk TK Kolase dalam Motivasi Belajar, Jawa Tengah: Cahya Ghani Recovery.

Imam Wahyudi, 2012. Panduan Lengkap Uji Sertifikasi Guru. Jakarta: Prestasi Pustakarya.

Jejen Musfah, 2011, Peningkatan Kompetensi Guru:Melalui Pelatihan dan Sumber Belajar Teori dan Praktik, Jakarta: Kencana.

Kompri, 2019. Motivasi Pembelajaran Perspektif Guru dan Siswa, PT Remaja Rosdakarya Bandung.

Lestari Endang Titik, M.Pd., 2020, Meningkatkan Motivasu Siswa Sekolah Dasar Yogyakarta: Deepublish.

Nawir Muhammad dan Dermawati, 2022, Model Pembelajaran Dicovery Learning Di Sekolah Dasar, CV. Mitra Cendekia Media.

Ngainun Naim, 2011, Menjadi Guru Inspiratif, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Purwanto,M.Ngalim, 1998, Psikologi Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sardiman, 2011, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar PT.Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Suhano, 2022, Penggunaan model pembelajaran untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar, Unisri Press.

Suswanto. 2019. Kompetensi Kepribadian Guru (Suatu Konsep Teoritis dan Aplikasinya dalam Pembentukkan Guru Professional). Jurnal Ilmiah dalam Bidang Pendidikan, STIT Al-Hikmah Tebing Tinggi, Volume.02, Nomor.01. h

Uhar Suharsaputra, 2013, Menjadi Guru Berkarakter, Bandung: Refika Aditama.

Downloads

Published

2023-12-11

How to Cite

Sondang Situmorang, & Dorlan Naibaho. (2023). PENGARUH KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(4), 12291–12301. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/634

Most read articles by the same author(s)

<< < 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 > >>