HAKIKAT DAN PRINSIP ALIRAN ESENSIALISME DAN PERENIALISME DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM
Keywords:
Esensialisme, Perenialisme, Pendidikan Islam, Filsafat PendidikanAbstract
Kajian ini bertujuan untuk menelaah hakikat serta prinsip-prinsip utama aliran Esensialisme dan Perenialisme serta bagaimana keduanya dapat dipahami dalam bingkai filsafat pendidikan Islam. Esensialisme berorientasi pada pewarisan nilai-nilai dasar dan ilmu pengetahuan yang dianggap penting bagi kehidupan manusia. Sedangkan Perenialisme menekankan pada nilai-nilai abadi yang diyakini tidak berubah oleh zaman. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber data diperoleh dari literatur klasik dan modern yang membahas filsafat pendidikan Barat dan Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua aliran tersebut memiliki kesamaan tujuan dengan pendidikan Islam, yaitu membentuk manusia yang berilmu, bermoral, dan beriman. Integrasi antara nilai-nilai Esensialisme dan Perenialisme dengan pendidikan Islam dapat memperkuat sistem pendidikan yang seimbang antara intelektualitas, moralitas, dan spiritualitas.
References
Adler, Mortimer J. (1990). The Paideia Program: An Educational Syllabus. New York: Macmillan.
Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. (1993). Islam and Secularism. Kuala Lumpur: ISTAC.
Arifin, M. (2011). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Bagley, William C. (1934). Education and Emergent Man. New York: Thomas Nelson.
Hutchins, Robert M. (1953). The Conflict in Education in a Democratic Society. Chicago: University of Chicago Press.
Langgulung, Hasan. (1992). Asas-Asas Pendidikan Islam. Jakarta: Pustaka Al-Husna Baru.
Nata, Abuddin. (2019). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Rajawali Pers.







