KONSEP TUJUAN PENDIDIKAN MENURUT MUHAMMAD ABDUH
Keywords:
Muhammad Abduh, tujuan pendidikan Islam, pemikiran pendidikan, reformasi pendidikan, integrasi ilmuAbstract
Pendidikan Islam memerlukan landasan filosofis yang kuat untuk menjawab tantangan zaman. Penelitian ini mengkaji pemikiran Muhammad Abduh tentang tujuan pendidikan Islam dan relevansinya dalam pengembangan pendidikan kontemporer. Muhammad Abduh, sebagai tokoh reformis Islam abad ke-19, menawarkan konsep pendidikan yang menekankan keseimbangan antara akal dan wahyu, serta integrasi ilmu agama dan sains modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), menganalisis karya-karya primer Muhammad Abduh dan literatur sekunder terkait pemikirannya. Analisis dilakukan melalui teknik content analysis untuk mengidentifikasi konsep-konsep kunci dalam pemikiran pendidikannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammad Abduh merumuskan tujuan pendidikan Islam dalam tiga dimensi utama: pertama, pembentukan karakter moral yang berakar pada nilai-nilai Islam; kedua, pengembangan rasionalitas dan kemampuan berpikir kritis; ketiga, mempersiapkan individu yang mampu berkontribusi pada kemajuan peradaban. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan tujuan pendidikan Islam modern yang integratif, yaitu pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek spiritual-ritual tetapi juga mengembangkan kompetensi intelektual dan sosial peserta didik. Pemikiran Muhammad Abduh terbukti masih relevan sebagai kerangka filosofis dalam merumuskan tujuan pendidikan Islam yang responsif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas keislaman.
References
Abduh, Muhammad. Risalah al-Tauhid. Diterjemahkan oleh Firdaus A.N. Jakarta: Bulan Bintang, 1992.
Adams, Charles C. Islam and Modernism in Egypt: A Study of the Modern Reform Movement Inaugurated by Muhammad 'Abduh. London: Oxford University Press, 1933.
Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization, 1999.
Al-Syaibani, Omar Mohammad al-Toumy. Falsafah Pendidikan Islam. Diterjemahkan oleh Hasan Langgulung. Jakarta: Bulan Bintang, 1979.
Asari, Hasan. Modernisasi Islam: Tokoh, Gagasan dan Gerakan. Bandung: Citapustaka Media, 2007.
Azra, Azyumardi. Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012.
Creswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Edisi ke-4. Thousand Oaks: SAGE Publications, 2014.
Imarah, Muhammad. al-A'mal al-Kamilah li al-Imam Muhammad Abduh. Beirut: Dar al-Syuruq, 1993.
Krippendorff, Klaus. Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. Edisi ke-3. Thousand Oaks: SAGE Publications, 2013.
Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Edisi ke-3. Thousand Oaks: SAGE Publications, 2014.
Muhaimin. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2015.
Nata, Abuddin. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Gaya Media Pratama, 2005.
Nizar, Samsul. Filsafat Pendidikan Islam: Pendekatan Historis, Teoritis dan Praktis. Jakarta: Ciputat Press, 2002.
Rahman, Fazlur. Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press, 1982.
Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Edisi ke-3. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2014.







