MAKNA GAYA HIDUP MODERN TERHADAP GAYA KESEHATAN MENTAL MAHASISWA
Keywords:
gaya hidup modern, kesehatan mental, mahasiswa,, media sosial.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna gaya hidup modern terhadap kesehatan mental mahasiswa Generasi Z. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik wawancara kepada sejumlah responden mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup modern, khususnya penggunaan media sosial, memiliki dampak positif dan negatif terhadap kesehatan mental mahasiswa. Dampak positif meliputi peningkatan akses informasi, kepercayaan diri, wawasan, serta kesadaran dalam menjaga kesehatan mental. Sementara dampak negatif meliputi stres, kecemasan, kecanduan gadget, gangguan pola tidur, dan rasa insecure akibat perbandingan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa intensitas dan pola penggunaan media sosial sangat mempengaruhi kondisi psikologis mahasiswa. Oleh karena itu, penggunaan media sosial secara bijak, pengelolaan waktu, dan kesadaran diri sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan mental di era modern. Penelitian ini menegaskan bahwa gaya hidup modern dapat menjadi faktor pendukung maupun penghambat kesehatan mental tergantung pada bagaimana individu mengelolanya.
References
Al Yasin, R., dkk. (2022). “Pengaruh Sosial Media terhadap Kesehatan Mental dan Fisik Remaja: A Systematic Review.” Jurnal Kesehatan Tambusai.
Daradjat, Z. (1986). Kesehatan Mental. Jakarta: Gunung Agung.
Darmawan, D. (2025). “Pengaruh Stres Akademik dan Gaya Hidup terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa.” Journal of Innovative and Creativity, 5(3).
Fitriansyah, F. (2018). “Efek Komunikasi Massa pada Khalayak (Studi Deskriptif Penggunaan Media Sosial dalam Membentuk Perilaku Remaja).” Cakrawala: Jurnal Humaniora.
Hasan, A. B. P. (2008). Pengantar Psikologi Kesehatan Islam. Jakarta: Rajawali Pers.
Kurniawan, A. A. (2024). “Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik.” Prosiding Penelitian dan Pengabdian Keagamaan, 1, 122–129.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. New York: Springer Publishing Company.
Lazuardi, A. I. (2017). Gaya Hidup Penggunaan Vape (Studi Deskriptif pada Mahasiswa Universitas Airlangga Kampus B). Skripsi. Universitas Airlangga.
Mandas, A. L., & Silfiyah, K. (2022). “Social Self-Esteem dan Fear of Missing Out pada Generasi Z Pengguna Media Sosial.” Jurnal Sinestesia.
Nevid, J. S., dkk. (2003). Psikologi Abnormal. Jakarta: Erlangga.
Putri, A. R., & Hidayat, T. (2023). “Dampak Overthinking dan Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa.” Jurnal Medika Nusantara.
Putri, W. D., Fontanella, A., & Handayani, D. (2023). “Pengaruh Penggunaan Financial Technology, Gaya Hidup dan Pendapatan Orang Tua terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa.” Akuntansi dan Manajemen, 18(1), 51–72.
Rosana, E. (2011). “Modernisasi dan Perubahan Sosial.” Jurnal TAPIs, 7(12), 33–47.
Sari, N., & Rahmawati, D. (2022). “Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Kesehatan Mental Mahasiswa.” Jurnal Edukasi Islami, 11(2).
World Health Organization. (2022). Mental Health. Diakses pada 14 Mei 2026







