MAKNA AKTUALISASI DIRI DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN SEHAT MAHASISWA

Authors

  • Azizah Ayat Al Akhras UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Nasichah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Fakhira Naurah Ramadhani UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Prima Akbar Priatna UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Keywords:

Aktualisasi Diri, Kepribadian Sehat, Mahasiswa, Abraham Maslow, Kesehatan Mental

Abstract

Mahasiswa berada pada fase perkembangan yang menuntut kemampuan mengenali diri, mengelola tekanan akademik, membangun relasi sosial, dan merancang arah hidup. Tekanan akademik, rasa tidak aman, kecenderungan membandingkan diri, ketakutan gagal, dan pikiran berlebihan dapat melemahkan kesehatan mental serta menghambat pembentukan kepribadian sehat. Jurnal ini bertujuan menganalisis makna aktualisasi diri bagi mahasiswa serta menjelaskan hubungan aktualisasi diri dengan pembentukan kepribadian sehat. Jurnal ini memakai pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan menelaah teori Abraham Maslow, Gordon Allport, Carl Rogers, dan literatur tentang kesehatan mental mahasiswa. Pembahasan menunjukkan bahwa aktualisasi diri membantu mahasiswa memahami potensi, menerima kelebihan dan keterbatasan, mengembangkan tujuan hidup, serta membangun kontrol diri yang lebih stabil. Mahasiswa yang mampu mengaktualisasikan diri cenderung memiliki kepercayaan diri, kemandirian, keterbukaan terhadap pengalaman, tanggung jawab personal, dan kemampuan menyesuaikan diri secara sehat. Faktor pendukung aktualisasi diri meliputi dukungan keluarga, iklim kampus yang aman, relasi pertemanan positif, kesempatan mengembangkan bakat, motivasi diri, dan kondisi kesehatan mental yang terjaga. Hambatan utama muncul melalui rasa minder, takut gagal, tekanan sosial, tuntutan akademik berlebihan, kurang dukungan, serta kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Jurnal ini menegaskan bahwa aktualisasi diri tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga berhubungan dengan kualitas kepribadian yang matang, seimbang, dan produktif.

References

Allport, G. W. (1961). Pattern and growth in personality. Holt, Rinehart and Winston.

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2023). Depresi pada anak muda di Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Bayantari, N. M., dkk. (2022). Hubungan regulasi diri belajar dengan stres akademik pada mahasiswa tingkat pertama. Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran.

Datrini, L. K., Saputra, K. A. K., & Wistawan, I. M. A. P. (2018). Analisis pengaruh faktor-faktor psikologis terhadap keberhasilan mahasiswa. Jurnal Ilmiah Akuntansi.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pengaruh burnout akademik pada kesehatan mental mahasiswa. Direktorat Kesehatan Jiwa.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Kesehatan mental remaja. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Menjaga mental health mahasiswa baru. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370-396. https://doi.org/10.1037/h0054346

Maslow, A. H. (1954). Motivation and personality. Harper & Row.

Ningsih, N. L. P. Y. W. (2020). Kesiapan belajar dan aktualisasi diri meningkatkan hasil belajar. Mimbar Ilmu.

Rogers, C. R. (1961). On becoming a person: A therapist's view of psychotherapy. Houghton Mifflin.

Tiyas, R. R., & Utami, M. S. (2021). Online learning saat pandemi Covid-19: Stres akademik mahasiswa. Gadjah Mada Journal of Psychology.

World Health Organization. (2025). Mental health: Strengthening our response. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-07-08

How to Cite

Azizah Ayat Al Akhras, Nasichah, Fakhira Naurah Ramadhani, & Prima Akbar Priatna. (2026). MAKNA AKTUALISASI DIRI DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN SEHAT MAHASISWA. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(3), 3107–3126. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4727

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>