PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP LAYANAN KONSELING KESEHATAN MENTAL BERBASIS ISLAM DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Authors

  • Nasichah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Elsa Hildayani Putri UIN Syarif Hidataullah Jakarta
  • Pratiwi Ismi Wardani UIN Syarif Hidataullah Jakarta
  • Arkha Repaldy UIN Syarif Hidataullah Jakarta

Keywords:

Persepsi Mahasiswa, Konseling Berbasis Islam, Kesehatan Mental.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana persepsi mahasiswa Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terhadap layanan konseling kesehatan mental berbasis Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya problem psikologis mahasiswa seperti stres akademik, overthinking, kecemasan, dan kelelahan emosional yang memengaruhi kesejahteraan mental mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas lima mahasiswa Jurusan BPI dan satu informan pembanding. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap layanan konseling kesehatan mental berbasis Islam karena dinilai mampu memberikan rasa aman, kenyamanan emosional, dan ketenangan batin melalui integrasi nilai spiritual seperti doa, sabar, syukur, dan tawakal. Selain itu, mahasiswa merasa lebih nyaman karena adanya kesesuaian nilai antara konselor dan konseli. Namun, implementasi layanan masih menghadapi hambatan berupa stigma sosial, rasa malu mahasiswa, minimnya sosialisasi layanan kampus, serta keraguan terhadap profesionalitas layanan konseling. Penelitian ini menunjukkan bahwa konseling berbasis Islam memiliki potensi besar sebagai ruang pemulihan psikososial mahasiswa, tetapi tetap memerlukan integrasi dengan pendekatan psikologi profesional agar penanganan kesehatan mental tidak bersifat simplistik.

References

Adz-Dzaky, H. B. (2004). Psikoterapi dan Konseling Islam. Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.

Aqilah, S. A. (2022). Peran Konseling Agama Islam terhadap Kesehatan Mental pada Mahasiswa Tingkat Akhir. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 4(2), 112–125.

Aziz, R., dkk. (2020). Model Pengukuran Kesehatan Mental pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Islam. Jurnal Psikologi Islam, 7(1), 45–58.

Carles, E., dkk. (2023). Peningkatan Kesejahteraan Mental melalui Bimbingan Konseling Islam. Jurnal Konseling Nusantara, 9(2), 201–214.

Departemen Agama RI. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Bandung: Diponegoro. Faqih, A. R. (2001). Bimbingan dan Konseling dalam Islam. Yogyakarta: UII Press.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. California: Sage Publications.

Robbins, S. P. (2015). Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat.

Shabrina, A., Prathama, A. G., & Ninin, R. H. (2021). Persepsi Stigmatisasi dan Intensi Pencarian Bantuan Kesehatan Mental pada Mahasiswa S1. Jurnal Psikologi, 17(1), 80–92.

Walgito, B. (2003). Psikologi Sosial. Yogyakarta: Andi Offset.

Walgito, B. (2010). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset.

World Health Organization. (2022). Mental Health: Strengthening Our Response. Geneva: WHO Press.

Downloads

Published

2026-07-08

How to Cite

Nasichah, Elsa Hildayani Putri, Pratiwi Ismi Wardani, & Arkha Repaldy. (2026). PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP LAYANAN KONSELING KESEHATAN MENTAL BERBASIS ISLAM DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(3), 3127–3136. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4728

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>