MAKNA LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN ASSA’ADAH TERHADAP PEMBENTUKAN KESEHATAN MENTAL SANTRI
Keywords:
psikologi, kesehatan mental, lingkungan pesantren, santri, resiliensi psikologis.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran lingkungan Pondok Pesantren Assa’adah dalam membentuk kesejahteraan mental para santri, dilihat dari sudut pandang psikologi. Lingkungan pesantren diartikan sebagai faktor eksternal yang memengaruhi keadaan psikologis seseorang melalui interaksi sosial, cara pembinaan, nilai-nilai agama, dan kegiatan sehari-hari santri. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang berfokus pada aspek psikologis. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, wawancara terperinci, dan penelusuran dokumen dari santri serta pengelola pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan Pondok Pesantren Assa’adah memberikan dampak baik terhadap perkembangan kesehatan mental santri. Gaya hidup yang teratur, dukungan sosial antar sesama santri, kedekatan emosional dengan para pengajar, serta kegiatan spiritual yang rutin berperan dalam menciptakan ketenangan emosi, meningkatkan kemampuan mengendalikan diri, dan menumbuhkan perasaan aman secara psikologis. Selain itu, nilai-nilai keagamaan yang diterapkan dalam kehidupan pesantren turut membantu mengurangi kekhawatiran, menumbuhkan rasa syukur, dan memperkuat daya tahan santri dalam menghadapi kesulitan hidup. Dari sudut pandang psikologi, lingkungan pesantren berfungsi sebagai sarana pengembangan karakter yang mendukung terciptanya kesehatan mental yang mampu menyesuaikan diri, bersifat positif, dan menekankan keseimbangan antara perasaan dan aspek rohani.
References
Lusiana, Hatta, A., & Purnama, M. (2026). Menjaga keseimbangan emosional santri: Tantangan kesehatan mental di lingkungan pondok pesantren. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 5(2), 1-15.
Muarif, A. S. (2025). Peran akhlak, keseimbangan jiwa, dan conditioning pesantren dalam pembentukan resiliensi santri di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung. MIMBAR: Jurnal Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani, 11(2), 1–15.
Rahmayanti, K., Sofia, M., Syafutra, A., Herawati, Asyura, S., Pardi, Yahya, R. M., & Maulia, R. (2025). Edukasi literasi kesehatan mental bagi santri SMAIT Umar Faruq sebagai upaya preventif gangguan psikologis. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Kesehatan), 7(2), 56-70.
Suprapto, S. A. P. (2020). Pengaruh religiusitas terhadap resiliensi pada santri pondok pesantren. Cognicia, 8(1), 69–78.
Yohandi, Arifin, S., & As’ad. (2024). Konseling berbasis pesantren untuk meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis santriwati baru. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 21(2), 143–161







