PENGALAMAN MAHASISWA TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN GANGGUAN MENTAL DI LINGKUNGAN KAMPUS

Authors

  • Yusi Rachmaditha Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Nasichah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Miftahul Janah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Viola Dealova Sahlana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Keywords:

Kesehatan Mental, Mahasiswa, Pencegahan Gangguan Mental, Lingkungan Kampus, Layanan Konseling.

Abstract

Gangguan mental di kalangan mahasiswa merupakan salah satu masalah yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi proses belajar, hubungan sosial, dan kesejahteraan mahasiswa. Berbagai upaya pencegahan gangguan mental telah dilakukan oleh pihak kampus, seperti layanan konseling, seminar kesehatan mental, dan kegiatan edukasi untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman mahasiswa terhadap upaya pencegahan gangguan mental di lingkungan kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada mahasiswa yang mengetahui atau pernah mengikuti program kesehatan mental di kampus. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa merasa terbantu dengan adanya layanan kesehatan mental di kampus, terutama dalam mengelola stres dan tekanan akademik. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti kurangnya sosialisasi program, stigma terhadap kesehatan mental, dan keterbatasan akses layanan. Dukungan dari teman sebaya dan lingkungan kampus juga menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa.

References

Batmanlussy, Viona Alfonsa, Budi Anna Keliat, dan Yudi Ariesta Chandra. (2024). Psikoedukasi Keluarga Digital terhadap Kesehatan Mental Keluarga. Journal of Telenursing (JOTING), Vol. 6, No. 1.

Caplan, Gerald. 1964. Principles of Preventive Psychiatry. New York: Basic Books.

Corrigan, Patrick W., dan David Watson. (2002). Understanding the Impact of Stigma on People with Mental Illness. World Psychiatry, Vol. 1, No. 1.

Eisenberg, Daniel, Ezra Golberstein, dan Sarah E. Gollust. (2007). Help-Seeking and Access to Mental Health Care in a University Student Population. Medical Care, Vol. 45, No. 7.

Rahmawati, Fitri. (2023). Preferensi Mahasiswa dalam Mencari Dukungan Psikologis: Studi Kualitatif di Universitas Islam Jakarta. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam 8, no. 1.

Sarafino, Edward P., dan Timothy W. Smith. (2014). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions. Edisi ke-8. New York: Wiley.

World Health Organization. (2018). Mental Health: Strengthening Our Response. Geneva: World Health Organization.

Yusuf, Ahmad, Rini Rachmawaty, & Hanik Endang Nihayati. (2022). Pendekatan Islam dalam Penanganan Kesehatan Mental Mahasiswa. Jurnal Keperawatan Jiwa 10, no. 3.

Downloads

Published

2026-07-08

How to Cite

Yusi Rachmaditha, Nasichah, Miftahul Janah, & Viola Dealova Sahlana. (2026). PENGALAMAN MAHASISWA TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN GANGGUAN MENTAL DI LINGKUNGAN KAMPUS . Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(3), 3183–3194. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4732

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>