PEMAHAMAN MAHASISWA MENGENAI KESEHATAN MENTAL DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI DAN ISLAM
Keywords:
Kesehatan Mental, Mahasiswa, Psikologi, Islam, Pemahaman Mahasiswa.Abstract
Jurnal penelitian ini menyelidiki bagaimana pengaruh kesehatan mental terhadap kehidupan mahasiswa, terutama yang tinggal di lingkungan yang tidak mendukung. Dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan survei Google Forms, penelitian ini menyoroti pemahaman mahasiswa terhadap definisi kesehatan mental menurut agama Islam. Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia, khususnya bagi mahasiswa yang menghadapi berbagai tuntutan akademik, sosial, dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman mahasiswa tentang kesehatan mental dalam perspektif psikologi dan Islam serta bagaimana kedua perspektif tersebut saling berkaitan dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memahami kesehatan mental sebagai kondisi emosional dan psikologis yang stabil sehingga individu mampu mengelola stres, berpikir positif, dan berinteraksi dengan baik. Dalam perspektif Islam, kesehatan mental dipahami sebagai keadaan hati yang tenang, dekat dengan Allah SWT, serta mampu menjalankan ajaran agama dengan baik. Selain itu, ditemukan bahwa penerapan nilai-nilai keislaman seperti salat, dzikir, doa, dan tawakal dapat membantu mahasiswa menjaga kesehatan mental mereka.
References
Daradjat, Zakiah. (1982) Kesehatan Mental. Jakarta: Gunung Agung.
Dirgayunita, A. (2017). Kesehatan mental dalam perspektif psikologi dan Islam. IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman, 1(1).
Gunarsa, Singgih D. (2008) Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Hawari, D. (2011). Manajemen stres, cemas, dan depresi. Balai Penerbit FKUI.
Hawari, Dadang. (1997) Al-Qur’an: Ilmu Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Jiwa. Yogyakarta: Dana Bhakti Prima Yasa.
Jahja, Y. (2015). Psikologi perkembangan. Kencana.
Jalaluddin. (2016). Psikologi agama. RajaGrafindo Persada.
Mujib, A., & Mudzakir, J. (2001). Nuansa-nuansa psikologi Islam. RajaGrafindo Persada.
Mujib, Abdul, dan Jusuf Mudzakir. (2001) Nuansa-Nuansa Psikologi Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Pakungwati, S., & Anggraeni, R. D. (2023). Menjaga kesehatan mental dalam perspektif Islam. Journal of Islamic Education Studies, 1(2).
Purmansyah, A. (2013). Kesehatan mental dalam perspektif Islam. Syifa MEDIKA Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 3(2).
Ramayulis. (2013). Psikologi agama. Kalam Mulia.
Shihab, M. Quraish. (2002) Tafsir Al-Mishbah. Jakarta: Lentera Hati.
Siswanto. (2007). Kesehatan mental: Konsep, cakupan, dan perkembangannya. Andi Offset.
Sururin. (2004). Ilmu jiwa agama. Raja Grafindo Persada.
World Health Organization. (2002) “Mental Health: Strengthening Our Response.” WHO.
Yusvinanda, F. A., dkk. (2025). Studi literatur tentang kesehatan mental dalam perspektif Islam dan psikologi: Faktor dan strategi penanganannya. Advances In Education Journal.







