PENGARUH KONFLIK DALAM KELUARGA TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK
Keywords:
Psikologi perkembangan, Peran Lingkungan KeluargaAbstract
Lingkungan keluarga memainkan peran kunci dalam perkembangan emosional anak. Faktor-faktor seperti pola komunikasi, dukungan emosional, tingkat konflik, dan kualitas hubungan antara anggota keluarga dapat mempengaruhi cara anak mengidentifikasi, mengungkapkan, dan mengelola emosinya. Lingkungan keluarga yang hangat, stabil, dan penuh dukungan cenderung mempromosikan perkembangan emosional yang positif pada anak, sementara lingkungan yang penuh konflik, kurangnya dukungan, atau kurangnya pengakuan terhadap emosi anak dapat menghambat perkembangan emosional mereka. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan anggota keluarga lainnya untuk menciptakan lingkungan yang mendukung ekspresi dan pengelolaan emosi anak secara sehat. Penelitian menggunakan metode pendekatan kualitatif yang berbasis studi kasus. Pengumpulan data melalui tahapan wawancara dan dokumentasi
References
Akhmad Syah Roni Amanullah, D. K. (2022). Perkembangan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Emosi Anak dan Remaja. Jurnal Almurtaja : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 42-48.
Alma Amarthatia Azzahra, H. S. (2021). PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN MENTAL REMAJA. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 461-472.
Andriyani, J. (2020). PERAN LINGKUNGAN KELUARGA DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA . Bimbingan dan Konseling Islam, 86-98.
Devita, Y. (2020). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Masalah Mental Emosional Remaja. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 503-513.
Nia Febbiyani Fitri, B. A. (2017). Kematangan emosi remaja dalam pengentasan masalah. Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 30-39.







