PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 1 SIATAS BARITA TAHUN AJARAN 2024/2025
Keywords:
Model Pembelajaran Discovery, Keaktifan belajarAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan model pembelajaran discovery terhadap Keaktifan belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Siatas Barita Tahun Ajaran 2024/2025. Hipotesa penelitian adalah: “terdapat pengaruh yang positif dan signifikan model pembelajaran discovery terhadap keaktifan belajar pendidikan agama kristen dan budi pekerti siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Siatas Barita tahun ajaran 2024/2025.” Populasi adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 1 Siatas Barita Tahun Ajaran 2024/2025 yang berjumlah 349 orang. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling yaitu siswa kelas XI jurusan pemasaran B1 berjumlah 35 orang sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran discovery dan kelas XI Pemasaran B2 berjumlah 35 orang sebagai kelas kontrol yang menggunakan pendekatan konvensional. Metode penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode true experimental design yaitu Posttest-Only Control Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah item angket sebanyak 30 item. Data penelitian untuk angket dianalisa dengan menggunakan rumus uji t pooled varian. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai thitung = 15,629 > ttabel(α=5%) = 2,000. Nilai thitung berada pada daerah kurva penolakan H0 dan penerimaan Ha. Dengan demikian dapat disimpulkan hipotesa penelitian diterima yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan model pembelajaran discovery terhadap keaktifan belajar pendidikan agama kristen dan budi pekerti siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Siatas Barita tahun ajaran 2024/2025. Perbedaan keaktifan belajar pendidikan agama kristen dan budi pekerti siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Siatas Barita tahun ajaran 2024/2025 diketahui dari rata-rata keaktifan belajar siswa dengan model pembelajaran discovery adalah 3,08 lebih tinggi dari rata-rata keaktifan belajar siswa dengan pendekatan konvensional yaitu 2,74.
References
Agus N. Cahyo. 2020. Panduan Aplikasi Teori-Teori BelajarMengajar, Jogjakarta: DIVA Press.
Ahmad Rohani. 2010. Pengelolaan Pengajaran Sebuah Pengantar Menuju Guru Propesional, Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto. 2010. Metode Penelitian, Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Asmani, Jamal Ma’ruf. 2009. Manajemen Pengelolaan dan Kepemimpinan Pendidikan Propesional, Jogjakarta: Diva Press.
Atok, Y. 2019. “Penerapan model pembelajaran Discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar agama dan budi pekerti”. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP), voll. 4, No.1.
M Hosna. 2014. Pendekatan Saintifik dan Kontekstual Dalam Pembelajaran, Bogor: Ghalia Indonesia.
Nurlaelah, N., & Sakkir, G. 2020. “Model Pembelajaran Respons Verbal dalam Kemampuan Berbicara. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, voll. 4, No.1
Sugiyono. 2019. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan RD, Bandung: Alfabeta.
Sugyono. 2010. Metode Statistic Kuantitatif, Jakarta: Rineka Cipta.
Suharsimi Arikunto. 2018. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: PT. Rineka Cipta.







