PROJECT BASED LEARNING SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DALAM PEMBELAJARAN GEOMETRI
Keywords:
Project Based Learning, Geometri, Berpikir Kritis Matematis, Pembelajaran Abad 21, Pembelajaran Autentik.Abstract
Di era pendidikan modern yang menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi, pembelajaran geometri masih menghadapi tantangan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa praktik pembelajaran yang masih berfokus pada ceramah dan penyelesaian soal rutin menyebabkan siswa kurang memperoleh ruang untuk menelaah, memeriksa, maupun menguji konsep secara mendalam. Project Based Learning (PjBL) muncul sebagai alternatif pendekatan yang dinilai relevan dengan kebutuhan abad ke-21 karena menghadirkan rangkaian kegiatan penyelidikan, analisis, dan kolaborasi yang mendorong keterlibatan kognitif lebih tinggi. Artikel ini membahas karakteristik berpikir kritis matematis dalam geometri, mekanisme PjBL dalam menstimulasi kemampuan tersebut, bentuk implementasinya di kelas, serta temuan empiris mengenai efektivitasnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa PjBL berkontribusi positif terhadap kemampuan analisis, evaluasi, penarikan inferensi, argumentasi, dan refleksi siswa. Keunggulan pendekatan ini terletak pada pengalaman belajar yang autentik, komunikasi matematis yang lebih dinamis, serta interaksi kelompok yang mampu memperkuat penalaran. Meski demikian, penerapan PjBL tetap menghadapi kendala seperti pembagian waktu, perbedaan kemampuan individu dalam kelompok, dan kebutuhan teknis serta penilaian yang lebih kompleks. Secara keseluruhan, PjBL dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis dalam pembelajaran geometri pada era sekarang, terutama ketika dirancang secara sistematis dan didukung oleh pendekatan pedagogis yang tepat.
References
Azmi, M. Strategi Pembelajaran Matematika untuk SMA. Medan: Perdana Media, 2022.
Dewi, K. Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Matematika. Malang: Universitas Negeri Malang Press, 2019.
Fitriani, E. “Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa dalam Pembelajaran Geometri.” Jurnal Pendidikan Matematika Nusantara 7, no. 1 (2023): 12–23.
Hadi, S. Pembelajaran Matematika Berbasis Masalah dan Proyek. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2020.
Hariyanto, T. “Penerapan Model Project Based Learning pada Materi Bangun Ruang.” Jurnal Didaktik Matematika 6, no. 2 (2020): 155–165.
Hidayat, D., dan S. Nurfadila. Psikologi Belajar Matematika. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2018.
Husna, R. “Pengaruh Proyek Geometri terhadap Kemampuan Spasial Siswa.” JPMI 9, no. 3 (2021): 140–151.
Kusumawati, A., dan D. Pratama. “Implementasi PjBL Berbasis GeoGebra.” JIPM 8, no. 2 (2022): 89–102.
Lestari, N. Model-Model Pembelajaran Matematika Abad 21. Jakarta: Kemdikbud Press, 2021.
Mahendra, Y. Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika. Surabaya: Pustaka Cakra, 2020.
Oktaviani, V. “Kendala Implementasi PjBL di Sekolah.” Jurnal Kependidikan Indonesia 11, no. 2 (2021): 76–88.
Purnama, T. “Peran Diskusi Kelompok dalam Pengembangan Berpikir Kritis Matematis.” Euclid 7, no. 2 (2020): 195–210.
Putra, R., dan S. Harahap. “Integrasi PjBL dan Teknologi Digital pada Pembelajaran Geometri.” JPTS 5, no. 1 (2023): 54–68.
Putri, S. “Efektivitas Pembelajaran Proyek terhadap Kemampuan Argumentasi Matematis.” Jurnal Cendekia 4, no. 1 (2020): 45–56.
Rahmawati, M., dan A. Firmansyah. Geometri untuk Pendidikan Matematika. Bandung: Alfabeta, 2019.
Ramdan, A., dan R. Yusri. “Penerapan PjBL dalam Meningkatkan Kemampuan Inferensi Matematis.” Infinity Journal 10, no. 1 (2021): 30–44.
Saputra, D., dan E. Kuswandi. “Pengembangan Rubrik Penilaian Proyek untuk Pembelajaran Geometri.” JPPM 9, no. 2 (2022): 110–122.
Sari, L., dan M. Jamil. “Perkembangan Kemampuan Penalaran Matematis melalui PjBL.” Edumatica 10, no. 1 (2022): 34–46.
Widodo, B. Teori Belajar dan Pembelajaran Matematika Modern. Yogyakarta: UNY Press, 2018.
Wulandari, F. “Hubungan Self-Efficacy dan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis.” JIPM 5, no. 2 (2021): 74–89.







