PENERAPAN METODE KISAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA PADA PEMBELAJARAN SKI DI SEKOLAH ALAM MATOA
Keywords:
Sejarah Kebudayaan Islam, Metode KisahAbstract
Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) merupakan bagian penting dalam kurikulum pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep ilmiah, keterampilan praktis, dan penggunaan teknologi. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran SKI adalah kemampuan bercerita, yang dapat membantu siswa dalam memahami dan menginternalisasi konsep-konsep yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan metode kisah abstrak dalam meningkatkan kemampuan bercerita pada pembelajaran SKI. Metode kisah abstrak adalah pendekatan yang melibatkan penggunaan cerita atau narasi untuk mengkomunikasikan konsep-konsep abstrak atau kompleks kepada siswa. Dalam konteks pembelajaran SKI, metode ini dapat digunakan untuk memperjelas konsep-konsep sains yang sulit dipahami atau cenderung abstrak bagi siswa. Penelitian ini dilakukan melalui desain penelitian tindakan kelas yang melibatkan sekelompok siswa dalam sebuah kelas SKI. Langkah-langkah penelitian terdiri dari pengenalan konsep, pemberian cerita abstrak yang terkait dengan konsep tersebut, diskusi kelompok tentang cerita, dan aktivitas refleksi. Setelah beberapa siklus penerapan, kemampuan bercerita siswa diukur melalui tugas-tugas tertulis dan presentasi lisan.
References
Armai Arief. 2002. Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan, Jakarta: Ciputat Press.
Hernowo. 2008. Menjadi Guru yang Mau dan Mampu Mengajar Secara Menyenangkan. Jakarta: MLC.
Moeslichatoen R.,op, cit.
Moeslichatoen R.2004. Metode Pengjaran di Taman Kanak-kanak, Jakarta: Rineka Cipta.
Mohammad Asrori. 2013. Pengertian , tujuan dan ruang lingkup strategi pembelajaran. Malang : Ejournal.
Rahmat. 2019. Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Bening Pustaka.
Soekanto.2001. Seni Bercerita Islami, Jakarta: Bina Mitra Press.
Sri Katoningsih .2021. Kemampuan Bercerita. Surakarta : Muhammadiyah University Press.
Subyantoro. Model Bercerita untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak.
Tadkiroatun Musfiroh.2005. Bercerita Untuk Anak Usia Dini.Jakarta : Depdiknas.
Tarigan, Djago. 1998. Pengembangan Keterampilan Berbicara. Depdikbud Persada.







