HUBUNGAN DONGENG PETERNAKAN KAKEK TULUS DENGAN MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN KARAKTER KEJUJURAN
Keywords:
Dongeng, Nilai Antikorupsi, Motivasi BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara penggunaan dongeng Peternakan Kakek Tulus dengan internalisasi nilai-nilai antikorupsi serta motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK). Landasan penelitian ini berangkat dari konsep pendidikan karakter yang menekankan integrasi nilai-nilai Kristiani seperti kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan kesederhanaan yang sejalan dengan prinsip-prinsip antikorupsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami fenomena secara holistik berdasarkan pengalaman dan persepsi peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi guna memperoleh data yang komprehensif dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dongeng sebagai media pembelajaran memiliki peran signifikan dalam menginternalisasi nilai-nilai antikorupsi. Peserta didik tidak hanya memahami nilai tersebut secara kognitif, tetapi juga menghayatinya melalui keterlibatan emosional dan identifikasi dengan tokoh dalam cerita. Selain itu, penggunaan dongeng terbukti meningkatkan motivasi belajar melalui peningkatan perhatian, keterlibatan emosional, keaktifan, serta pemahaman yang lebih kontekstual terhadap materi pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi media naratif dalam pembelajaran PAK merupakan strategi yang efektif, relevan, dan kontekstual dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan motivasi belajar peserta didik secara menyeluruh. Hasil analisis menunjukkan nilai korelasi (rxy) sebesar 0,68 yang berada pada kategori kuat, dengan kontribusi hubungan sebesar 46,24%







