ANALISIS KURANGNYA KEDISIPLINAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER DI LINGKUNGAN SEKOLAH
Keywords:
Disiplin, Pendidikan Karakter, SiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kurangnya pendidikan karekter. Pendidikan karakter yang difokuskan dalam penelitian ini kurangnya perilaku disiplin siswa di MIN 3 Bengkulu Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa sebagai informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan cara mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan penerikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih rendahnya kedisiplinan dan pendidikan karakter yang ada pada diri siswa di MIN 3 Bengkulu Selatan. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya kedisiplinan dan pendidikan karakter ini yaitu lingkungan, sekolah dan fisik. Berdasarkan hal tersebut, maka pihak sekolah melakukan berbagai macam upaya untuk meningkatkan kedisiplinan dan pendidikan karakter pada siswanya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menekankan karakter disiplin sebagai karakter utama di sekolah. Menimplementasikan kegiatan 3S yaitu senyum, salam dan sapa setiap pagi. Selama melaksanakan upaya tersebut pastinya pihak sekolah mengalami hambatan. Salah satu hambatan yang dialami pada proses penanaman pendidikan karakter yaitu membentuk karakter masing-masing anak.
References
Adrian, & Syarifuddin, M. I. (2017). Peran Orang Tua sebagai Pendidik Anak dalam Keluarga. EDUGAMA: Jurnal Kependidikan Dan Sosial Keagamaan, 3(2).
Alkrienciehie & Salahudin. (2013). Pendidikan Karakter Berbasis Agama dan Budaya. PT. Pustaka Setia.
Apridawati, M. R. (2022). Penerapan pendidikan karakter disiplin untuk meningkatkan hasil belajar. Penerbit P4I.
Chan, F., Kurniawan, A. R., Melinda, L. G., Priantini, R., Zubaedah, Z., Suharti, S. R., & Khodijah, S. (2019). Implementasi Pendidikan Karakter Disiplin Pada Peserta Didik Di Sd Negeri 187/1 Teratai. Pendas Mahakam: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 4(2), 137-145.
Djamarah, S. B. (2008). Psikologi Belajar. Rineka Cipta.
Fiara, A., Nurhasanah, N., & Bustamam, N. (2019). Analisis faktor penyebab perilaku tidak disiplin pada siswa SMP Negeri 3 Banda Aceh. JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling, 4(1).
Fuad Ihsan. (2010). Dasar-Dasar Kependidikan. Rineka Cipta.
Hafi Anshari. (1983). Pengantar Ilmu Pendidikan. Usaha Nasional.
Hartati, W. (2017). Implementasi Pendidikan Karakter Disiplin di SD Negeri 7 Tanjung Raja. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan), 2(2), 216-228.
Kemendikbud. (2018). Permendikbud RI No 20 Tahun 2018. Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter Pada Satuan Pendidikan Formal. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendiknas. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Kementerian Pendidikan Nasional.
Krisnawanti, A. (2016). Kerjasama guru dengan orang tua membentuk karakter disiplin siswa kelas V SD negeri gembongan. Basic Education, 5(18), 1-737.
Lestari, F. N., & Miftakhul’Ulum, W. (2020). Analisis bentuk kedisiplinan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar dengan motivasi belajar siswa kelas IV SDN i Gondosuli Gondang. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 5(2), 318-329.
Lickona. (2019). Pendidikan Karakter: Panduan Lengkap Mendidik Siswa Menjadi Pintar & Baik. Nusa Media.
Moeliono, A. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Depdikbud.
Mohamad Mustari. (2014). Nilai Karakter Refleksi Untuk Pendidikan. PT Raja Grafindo Persada.
Musbikin, I. (2021). Pendidikan karakter disiplin. Nusamedia.
Ndruru, D. (2023). ANALISIS BUDAYA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN SISWA DI KELAS XI SMK NEGERI 1 LOLOWA’U. CIVIC SOCIETY RESEARCH and EDUCATION: Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 4(1), 52-63.
Nuriyatun, P. D. (2016). Implementasi Pendidikan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab di SD Negeri 1 Bantul. Basic Education, 5(33), 3-174.
olet Unaradjan. (2018). Faktor-Faktor Penghambat Disiplin Kerja. Rineka Cipta.
Ridhoâ, M. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar Matematika Siswa MTs Miftahul Ulum Pandanwangi. JURNAL e-DuMath, 8(2), 118-128.
Rahardjo. (2017). Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif: Konsep dan Prosedurnya. UIN Maulana Malik Ibrahim.
Rahayu, J., & Lidinillah, D. A. M. (2022). Analisis kedisiplinan belajar siswa pada masa pandemi covid-19 di kelas V Sekolah Dasar. Pedadidaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(4), 231-544.
Rohmah, N., Hidayat, S., & Nulhakim, L. (2021). Implementasi pendidikan karakter disiplin dalam mendukung layanan kualitas belajar siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 150-159.
Samani & Hariyanto. (2013). Konsep Dan Model Pendidikan Karakter. Rosdakarya.
Sari, B. P., & Hadijah, H. S. (2017). Meningkatkan disiplin belajar siswa melalui manajemen kelas. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 2(2), 122.
Shofwatul Badi’ah. (2016). Penerapan Disiplin Melalui Budaya Sekolah pada Siswa Kelas VA SD Negeri Pujokusuman 1 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(1), 46–54.
Sudrajat & Wibowo. (2013). Pembentukan Karakter Terpuji di Sekolah Dasar Muhammadiyah Condongcatur. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(2).
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian. Rineka Cipta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Triwiyanto. (2014). Pengantar Pendidikan. Bumi Aksara.
Uci Purnama Sari dkk. (2023). Upaya Peningkatkan Kemampuan Mengarang Siswa dengan Menerapkan MediaPembelajaran Picture And Picture. Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan, 3(2).
Wuryandani, W., Maftuh, B., & Budimansyah, D. (2014). Pendidikan karakter disiplin di sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 33(2).
Yasin. (2018). Implementasi Pendidikan Karakter Disiplin, Tanggung Jawab Dan Rasa Hormat Di Min 05 Bandar Lampung. Raden Intan Lampung.
Zubaedi. (2013). Desain Pendidikan Karakter. Kencana.







